Muslim99Muslim99
← Tafsir library

6. Al-An'aam

The Cattle · Meccan · 165 ayahs

سُورَةُ الأَنۡعَامِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 81–90 of 165

81

وَكَيْفَ أَخَافُ مَآ أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُم بِٱللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِۦ عَلَيْكُمْ سُلْطَٰنًۭا ۚ فَأَىُّ ٱلْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِٱلْأَمْنِ ۖ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukan-Nya. Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak memperoleh keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?

"Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.' Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu ter-masuk orang-orang yang yakin. Ketika malam menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi tatkala bintang itu tenggelam, dia berkata, 'Saya tidak suka ke-pada yang tenggelam.' Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi setelah bulan itu tenggelam, dia berkata, 'Sesungguhnya jika Rabbku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.' Kemu-dian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku, ini yang lebih besar,' maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku meng-hadapkan diriku kepada (Rabb) yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukanNya.' Dan dia di-bantah oleh kaumnya. Dia berkata, 'Apakah kamu hendak mem-bantahku tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah mem-beri petunjuk kepadaku. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Rabbku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Rabbku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (darinya)? (Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukanNya? Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?' Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Rabbmu Maha-bijaksana lagi Maha Mengetahui." (Al-An'am: 74-83).

(74) Di sini Allah mengatakan, Ceritakanlah kisah Ibrahim dengan menyanjung dan menghormatinya dalam kondisi di mana dia mengajak kepada tauhid dan melarang syirik.﴾ وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصۡنَامًا ءَالِهَةً ﴿ "Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapak-nya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?'" Yang tidak mampu menghadirkan manfaat dan mudarat, dan yang tidak memiliki hak sedikit pun dalam segala urusan. ﴾ إِنِّيٓ أَرَىٰكَ وَقَوۡمَكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata." Yang mana kamu menyembah sesuatu yang sedikit pun tidak berhak untuk disembah, sementara kamu mening-galkan penyembahan kepada penciptamu, pemberi rizkimu, dan pengaturmu. …

Al-An'aam 6:81Listen in Qur'an →
82

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يَلْبِسُوٓا۟ إِيمَٰنَهُم بِظُلْمٍ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

"Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.' Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu ter-masuk orang-orang yang yakin. Ketika malam menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi tatkala bintang itu tenggelam, dia berkata, 'Saya tidak suka ke-pada yang tenggelam.' Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi setelah bulan itu tenggelam, dia berkata, 'Sesungguhnya jika Rabbku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.' Kemu-dian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku, ini yang lebih besar,' maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku meng-hadapkan diriku kepada (Rabb) yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukanNya.' Dan dia di-bantah oleh kaumnya. Dia berkata, 'Apakah kamu hendak mem-bantahku tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah mem-beri petunjuk kepadaku. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Rabbku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Rabbku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (darinya)? (Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukanNya? Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?' Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Rabbmu Maha-bijaksana lagi Maha Mengetahui." (Al-An'am: 74-83).

(74) Di sini Allah mengatakan, Ceritakanlah kisah Ibrahim dengan menyanjung dan menghormatinya dalam kondisi di mana dia mengajak kepada tauhid dan melarang syirik.﴾ وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصۡنَامًا ءَالِهَةً ﴿ "Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapak-nya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?'" Yang tidak mampu menghadirkan manfaat dan mudarat, dan yang tidak memiliki hak sedikit pun dalam segala urusan. ﴾ إِنِّيٓ أَرَىٰكَ وَقَوۡمَكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata." Yang mana kamu menyembah sesuatu yang sedikit pun tidak berhak untuk disembah, sementara kamu mening-galkan penyembahan kepada penciptamu, pemberi rizkimu, dan pengaturmu. …

Al-An'aam 6:82Listen in Qur'an →
83

وَتِلْكَ حُجَّتُنَآ ءَاتَيْنَٰهَآ إِبْرَٰهِيمَ عَلَىٰ قَوْمِهِۦ ۚ نَرْفَعُ دَرَجَٰتٍۢ مَّن نَّشَآءُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌۭ

Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

"Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata.' Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi, dan (Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu ter-masuk orang-orang yang yakin. Ketika malam menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi tatkala bintang itu tenggelam, dia berkata, 'Saya tidak suka ke-pada yang tenggelam.' Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku.' Tetapi setelah bulan itu tenggelam, dia berkata, 'Sesungguhnya jika Rabbku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.' Kemu-dian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata, 'Inilah Rabbku, ini yang lebih besar,' maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. Sesungguhnya aku meng-hadapkan diriku kepada (Rabb) yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukanNya.' Dan dia di-bantah oleh kaumnya. Dia berkata, 'Apakah kamu hendak mem-bantahku tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah mem-beri petunjuk kepadaku. Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Rabbku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Rabbku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (darinya)? (Bagaimana aku takut kepada sembahan-sembahan yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang Allah sendiri tidak menurunkan hujjah kepadamu untuk mempersekutukanNya? Maka manakah di antara dua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?' Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Rabbmu Maha-bijaksana lagi Maha Mengetahui." (Al-An'am: 74-83).

(74) Di sini Allah mengatakan, Ceritakanlah kisah Ibrahim dengan menyanjung dan menghormatinya dalam kondisi di mana dia mengajak kepada tauhid dan melarang syirik.﴾ وَإِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِيمُ لِأَبِيهِ ءَازَرَ أَتَتَّخِذُ أَصۡنَامًا ءَالِهَةً ﴿ "Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapak-nya (Azar), 'Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan?'" Yang tidak mampu menghadirkan manfaat dan mudarat, dan yang tidak memiliki hak sedikit pun dalam segala urusan. ﴾ إِنِّيٓ أَرَىٰكَ وَقَوۡمَكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya aku melihatmu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata." Yang mana kamu menyembah sesuatu yang sedikit pun tidak berhak untuk disembah, sementara kamu mening-galkan penyembahan kepada penciptamu, pemberi rizkimu, dan pengaturmu. …

Al-An'aam 6:83Listen in Qur'an →
84

وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ ۚ كُلًّا هَدَيْنَا ۚ وَنُوحًا هَدَيْنَا مِن قَبْلُ ۖ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ دَاوُۥدَ وَسُلَيْمَٰنَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَ ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Ya'qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:84Listen in Qur'an →
85

وَزَكَرِيَّا وَيَحْيَىٰ وَعِيسَىٰ وَإِلْيَاسَ ۖ كُلٌّۭ مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ

dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:85Listen in Qur'an →
86

وَإِسْمَٰعِيلَ وَٱلْيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطًۭا ۚ وَكُلًّۭا فَضَّلْنَا عَلَى ٱلْعَٰلَمِينَ

dan Ismail, Alyasa', Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:86Listen in Qur'an →
87

وَمِنْ ءَابَآئِهِمْ وَذُرِّيَّٰتِهِمْ وَإِخْوَٰنِهِمْ ۖ وَٱجْتَبَيْنَٰهُمْ وَهَدَيْنَٰهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

Dan Kami lebihkan (pula) derajat sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:87Listen in Qur'an →
88

ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهْدِى بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا۟ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:88Listen in Qur'an →
89

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ ءَاتَيْنَٰهُمُ ٱلْكِتَٰبَ وَٱلْحُكْمَ وَٱلنُّبُوَّةَ ۚ فَإِن يَكْفُرْ بِهَا هَٰٓؤُلَآءِ فَقَدْ وَكَّلْنَا بِهَا قَوْمًۭا لَّيْسُوا۟ بِهَا بِكَٰفِرِينَ

Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan kitab, hikmat dan kenabian Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekali-kali tidak akan mengingkarinya.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:89Listen in Qur'an →
90

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُ ۖ فَبِهُدَىٰهُمُ ٱقْتَدِهْ ۗ قُل لَّآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا ۖ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْعَٰلَمِينَ

Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Quran)". Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan untuk seluruh ummat.

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).

(84) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَۚ ﴿ "Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepadanya." Ya'qub adalah Putra Ishaq. Ya'qub di-gelari Israil, bapak beberapa suku bangsa yang mana Allah meng-utamakannya di alam dunia. ﴾ كُلًّا ﴿ "Kepada keduanya masing-masing," Kami telah memberinya petunjuk ke jalan yang lurus pada ilmu dan amalnya. ﴾ وَنُوحًا ﴿ "Dan kepada Nuh," Kami juga memberi-nya petunjuk ﴾ مِن قَبۡلُۖ ﴿ "sebelum itu (juga)." Dan hidayahnya terma-suk bentuk hidayah tertinggi yang bersifat khusus yang hanya di-dapatkan oleh beberapa orang di alam ini, dan mereka adalah ulul azmi yang berasal dari para Rasul yang mana salah satunya adalah dia. ﴾ وَمِن ذُرِّيَّتِهِۦ ﴿ "Dan kepada sebagian dari keturunannya." Ada ke-mungkinan kata gantinya adalah kembali kepada Nuh, karena dialah yang disebut paling dekat, karena Allah menyebutkan Luth bersama yang lain, dan ia termasuk keturunan Nuh, bukan Ibrahim, karena dia adalah keponakannya. Ada kemungkinan juga kata gan-tinya kembali kepada Ibrahim karena konteks ayat ini tentang pu-jian dan sanjungan kepadanya, dan Luth walaupun dia bukan termasuk keturunannya, tetapi dia termasuk yang beriman berkat dirinya, maka keutamaan dan keunggulan Ibrahim al-Khalil lebih tinggi daripada sekedar sebagai anaknya. ﴾ دَاوُۥدَ وَسُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Yaitu Da-wud, Sulaiman" bin Dawud. ﴾ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ ﴿ "Dan Ayyub dan Yusuf" bin Ya'qub. ﴾ وَمُوسَىٰ وَهَٰرُونَۚ ﴿ "Dan Musa dan Harun." Keduanya adalah putra Imran. ﴾ وَكَذَٰلِكَ ﴿ "Demikianlah," sebagaimana Kami menjadi-kan anak keturunan Ibrahim sebagai orang-orang yang baik karena dia telah beribadah kepada Tuhannya dengan baik dan memberi …

Al-An'aam 6:90Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.