Muslim99Muslim99
← Tafsir library

6. Al-An'aam

The Cattle · Meccan · 165 ayahs

سُورَةُ الأَنۡعَامِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 51–60 of 165

51

وَأَنذِرْ بِهِ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحْشَرُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّهِمْ ۙ لَيْسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِىٌّۭ وَلَا شَفِيعٌۭ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpunkan kepada Tuhannya (pada hari kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'atpun selain daripada Allah, agar mereka bertakwa.

"Dan berilah peringatan dengan ayat yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelin-dung dan pemberi syafa'at pun selain dari Allah, agar mereka bertakwa. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang me-nyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka, dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim. Dan demikianlah, telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, 'Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?' (Allah berfirman), 'Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?' Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, 'Salamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas DiriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakan-nya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Dan demikianlah Kami te-rangkan ayat-ayat al-Qur`an, (supaya jelas jalan orang-orang yang shalih) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa." (Al-An'am: 51-55).

(51) Al-Qur`an ini adalah peringatan bagi semua makhluk, akan tetapi yang mengambil manfaat hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat)." Mereka yakin bahwa mereka akan berpindah dari alam ini ke alam kekekalan. Oleh karena itu, mereka mengambil apa yang bermanfaat dan membuang apa yang merugikan.﴾ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'at." Tidak ada -selain Allah- yang mengurusi perkara mereka lalu dia mewujudkan sesuatu yang dicari dan menolak se-suatu yang ditakuti. Tidak pula ada yang memberi syafa'at kepada mereka. ﴾ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ﴿ "Agar mereka bertakwa" kepada Allah dengan menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena peringatan menuntut hal itu, dan ia adalah salah satu sebabnya.

(52) ﴾ وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ ﴿ "Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya." Janganlah kamu mengusir orang-orang ahli ibadah dan ikhlas dari dirimu dan dari teman bergaulmu karena kamu ingin bergaul dengan se-lain mereka. (Janganlah kamu mengusir) orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan mereka dengan doa ibadah melalui dzikir, shalat, dan lain-lain serta doa permintaan di awal dan akhir siang, dan yang mereka cari adalah Wajhullah. Mereka tidak mempunyai tujuan selain tujuan yang mulia ini, mereka tidak layak untuk diusir dan diacuhkan. Justru mereka berhak untuk diberikan …

Al-An'aam 6:51Listen in Qur'an →
52

وَلَا تَطْرُدِ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِٱلْغَدَوٰةِ وَٱلْعَشِىِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُۥ ۖ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِم مِّن شَىْءٍۢ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِم مِّن شَىْءٍۢ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, (sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim).

"Dan berilah peringatan dengan ayat yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelin-dung dan pemberi syafa'at pun selain dari Allah, agar mereka bertakwa. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang me-nyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka, dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim. Dan demikianlah, telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, 'Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?' (Allah berfirman), 'Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?' Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, 'Salamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas DiriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakan-nya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Dan demikianlah Kami te-rangkan ayat-ayat al-Qur`an, (supaya jelas jalan orang-orang yang shalih) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa." (Al-An'am: 51-55).

(51) Al-Qur`an ini adalah peringatan bagi semua makhluk, akan tetapi yang mengambil manfaat hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat)." Mereka yakin bahwa mereka akan berpindah dari alam ini ke alam kekekalan. Oleh karena itu, mereka mengambil apa yang bermanfaat dan membuang apa yang merugikan.﴾ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'at." Tidak ada -selain Allah- yang mengurusi perkara mereka lalu dia mewujudkan sesuatu yang dicari dan menolak se-suatu yang ditakuti. Tidak pula ada yang memberi syafa'at kepada mereka. ﴾ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ﴿ "Agar mereka bertakwa" kepada Allah dengan menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena peringatan menuntut hal itu, dan ia adalah salah satu sebabnya.

(52) ﴾ وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ ﴿ "Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya." Janganlah kamu mengusir orang-orang ahli ibadah dan ikhlas dari dirimu dan dari teman bergaulmu karena kamu ingin bergaul dengan se-lain mereka. (Janganlah kamu mengusir) orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan mereka dengan doa ibadah melalui dzikir, shalat, dan lain-lain serta doa permintaan di awal dan akhir siang, dan yang mereka cari adalah Wajhullah. Mereka tidak mempunyai tujuan selain tujuan yang mulia ini, mereka tidak layak untuk diusir dan diacuhkan. Justru mereka berhak untuk diberikan …

Al-An'aam 6:52Listen in Qur'an →
53

وَكَذَٰلِكَ فَتَنَّا بَعْضَهُم بِبَعْضٍۢ لِّيَقُولُوٓا۟ أَهَٰٓؤُلَآءِ مَنَّ ٱللَّهُ عَلَيْهِم مِّنۢ بَيْنِنَآ ۗ أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَعْلَمَ بِٱلشَّٰكِرِينَ

Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: "Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah Allah kepada mereka?" (Allah berfirman): "Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?"

"Dan berilah peringatan dengan ayat yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelin-dung dan pemberi syafa'at pun selain dari Allah, agar mereka bertakwa. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang me-nyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka, dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim. Dan demikianlah, telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, 'Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?' (Allah berfirman), 'Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?' Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, 'Salamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas DiriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakan-nya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Dan demikianlah Kami te-rangkan ayat-ayat al-Qur`an, (supaya jelas jalan orang-orang yang shalih) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa." (Al-An'am: 51-55).

(51) Al-Qur`an ini adalah peringatan bagi semua makhluk, akan tetapi yang mengambil manfaat hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat)." Mereka yakin bahwa mereka akan berpindah dari alam ini ke alam kekekalan. Oleh karena itu, mereka mengambil apa yang bermanfaat dan membuang apa yang merugikan.﴾ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'at." Tidak ada -selain Allah- yang mengurusi perkara mereka lalu dia mewujudkan sesuatu yang dicari dan menolak se-suatu yang ditakuti. Tidak pula ada yang memberi syafa'at kepada mereka. ﴾ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ﴿ "Agar mereka bertakwa" kepada Allah dengan menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena peringatan menuntut hal itu, dan ia adalah salah satu sebabnya.

(52) ﴾ وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ ﴿ "Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya." Janganlah kamu mengusir orang-orang ahli ibadah dan ikhlas dari dirimu dan dari teman bergaulmu karena kamu ingin bergaul dengan se-lain mereka. (Janganlah kamu mengusir) orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan mereka dengan doa ibadah melalui dzikir, shalat, dan lain-lain serta doa permintaan di awal dan akhir siang, dan yang mereka cari adalah Wajhullah. Mereka tidak mempunyai tujuan selain tujuan yang mulia ini, mereka tidak layak untuk diusir dan diacuhkan. Justru mereka berhak untuk diberikan …

Al-An'aam 6:53Listen in Qur'an →
54

وَإِذَا جَآءَكَ ٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِـَٔايَٰتِنَا فَقُلْ سَلَٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ ٱلرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُۥ مَنْ عَمِلَ مِنكُمْ سُوٓءًۢا بِجَهَٰلَةٍۢ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُۥ غَفُورٌۭ رَّحِيمٌۭ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

"Dan berilah peringatan dengan ayat yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelin-dung dan pemberi syafa'at pun selain dari Allah, agar mereka bertakwa. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang me-nyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka, dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim. Dan demikianlah, telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, 'Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?' (Allah berfirman), 'Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?' Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, 'Salamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas DiriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakan-nya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Dan demikianlah Kami te-rangkan ayat-ayat al-Qur`an, (supaya jelas jalan orang-orang yang shalih) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa." (Al-An'am: 51-55).

(51) Al-Qur`an ini adalah peringatan bagi semua makhluk, akan tetapi yang mengambil manfaat hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat)." Mereka yakin bahwa mereka akan berpindah dari alam ini ke alam kekekalan. Oleh karena itu, mereka mengambil apa yang bermanfaat dan membuang apa yang merugikan.﴾ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'at." Tidak ada -selain Allah- yang mengurusi perkara mereka lalu dia mewujudkan sesuatu yang dicari dan menolak se-suatu yang ditakuti. Tidak pula ada yang memberi syafa'at kepada mereka. ﴾ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ﴿ "Agar mereka bertakwa" kepada Allah dengan menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena peringatan menuntut hal itu, dan ia adalah salah satu sebabnya.

(52) ﴾ وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ ﴿ "Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya." Janganlah kamu mengusir orang-orang ahli ibadah dan ikhlas dari dirimu dan dari teman bergaulmu karena kamu ingin bergaul dengan se-lain mereka. (Janganlah kamu mengusir) orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan mereka dengan doa ibadah melalui dzikir, shalat, dan lain-lain serta doa permintaan di awal dan akhir siang, dan yang mereka cari adalah Wajhullah. Mereka tidak mempunyai tujuan selain tujuan yang mulia ini, mereka tidak layak untuk diusir dan diacuhkan. Justru mereka berhak untuk diberikan …

Al-An'aam 6:54Listen in Qur'an →
55

وَكَذَٰلِكَ نُفَصِّلُ ٱلْءَايَٰتِ وَلِتَسْتَبِينَ سَبِيلُ ٱلْمُجْرِمِينَ

Dan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al-Quran (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh, dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa.

"Dan berilah peringatan dengan ayat yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat), sedang bagi mereka tidak ada seorang pelin-dung dan pemberi syafa'at pun selain dari Allah, agar mereka bertakwa. Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang me-nyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka, dan mereka pun tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim. Dan demikianlah, telah Kami uji sebagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata, 'Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?' (Allah berfirman), 'Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?' Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, 'Salamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas DiriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakan-nya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Dan demikianlah Kami te-rangkan ayat-ayat al-Qur`an, (supaya jelas jalan orang-orang yang shalih) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa." (Al-An'am: 51-55).

(51) Al-Qur`an ini adalah peringatan bagi semua makhluk, akan tetapi yang mengambil manfaat hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَخَافُونَ أَن يُحۡشَرُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "orang-orang yang takut akan dihimpun kepada Tuhannya (pada Hari Kiamat)." Mereka yakin bahwa mereka akan berpindah dari alam ini ke alam kekekalan. Oleh karena itu, mereka mengambil apa yang bermanfaat dan membuang apa yang merugikan.﴾ لَيۡسَ لَهُم مِّن دُونِهِۦ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Sedang bagi mereka tidak ada seorang pelindung dan pemberi syafa'at." Tidak ada -selain Allah- yang mengurusi perkara mereka lalu dia mewujudkan sesuatu yang dicari dan menolak se-suatu yang ditakuti. Tidak pula ada yang memberi syafa'at kepada mereka. ﴾ لَّعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ ﴿ "Agar mereka bertakwa" kepada Allah dengan menaati perintah-perintahNya dan menjauhi larangan-larangan-Nya, karena peringatan menuntut hal itu, dan ia adalah salah satu sebabnya.

(52) ﴾ وَلَا تَطۡرُدِ ٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ رَبَّهُم بِٱلۡغَدَوٰةِ وَٱلۡعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجۡهَهُۥۖ ﴿ "Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan di petang hari, sedang mereka menghendaki WajahNya." Janganlah kamu mengusir orang-orang ahli ibadah dan ikhlas dari dirimu dan dari teman bergaulmu karena kamu ingin bergaul dengan se-lain mereka. (Janganlah kamu mengusir) orang-orang yang selalu berdoa kepada Tuhan mereka dengan doa ibadah melalui dzikir, shalat, dan lain-lain serta doa permintaan di awal dan akhir siang, dan yang mereka cari adalah Wajhullah. Mereka tidak mempunyai tujuan selain tujuan yang mulia ini, mereka tidak layak untuk diusir dan diacuhkan. Justru mereka berhak untuk diberikan …

Al-An'aam 6:55Listen in Qur'an →
56

قُلْ إِنِّى نُهِيتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱلَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۚ قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهْوَآءَكُمْ ۙ قَدْ ضَلَلْتُ إِذًۭا وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُهْتَدِينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah". Katakanlah: "Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk".

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah.' Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika ber-buat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.' Katakanlah, 'Sesungguhnya aku (berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya.' Bukanlah wewenangku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Me-netapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya, dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik. Katakan-lah, 'Kalau sekiranya ada padaku azab yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu urusan yang ada antara aku dan kamu telah diselesaikan Allah. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zhalim'." (Al-An'am: 56-58).

(56) Allah berfirman kepada NabiNya, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang musyrik yang menyembah tuhan lain bersa-ma Allah, ﴾ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Sesungguhnya aku dila-rang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah," berupa sekutu-sekutu dan berhala-berhala yang tidak memiliki manfaat, mudarat, dan tidak mematikan, menghidupkan dan membang-kitkan manusia kembali. Ini adalah kebatilan, kamu tidak memi-liki argumentasi atau syubhat kecuali mengikuti hawa nafsu di mana mengikutinya adalah kesesatan paling besar. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهۡوَآءَكُمۡ قَدۡ ضَلَلۡتُ إِذٗا ﴿ "Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat de-mikian'." Maksudnya, jika aku mengikuti hawa nafsumu ﴾ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُهۡتَدِينَ ﴿ "Dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk," dari segi manapun.

(57) Adapun mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan amal kepadaNya yang aku pegang, maka ia adalah kebenaran yang ber-pijak kepada bukti-bukti dan dalil-dalil yang pasti. Dan aku ﴾ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي ﴿ "(berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku." Maksudnya, saya berpedoman pada keyakinan yang jelas dengan kebenaran al-Qur`an dan kebatilan selainnya. Ini adalah kesaksian dari Rasulullah yang pasti lagi tidak mengenal keraguan. Dia adalah saksi paling adil dari makhluk se-cara mutlak lalu orang-orang Mukmin membenarkannya. Kebe-naran dan keabsahannya telah terbukti bagi mereka bergantung kepada apa yang Allah limpahkan kepada mereka. Akan tetapi kamu wahai orang-orang musyrik, ﴾ وَكَذَّبۡتُم بِهِۦۚ ﴿ "kamu mendus-takannya." Padahal ia tidak patut kamu dustakan. Yang patut un-tuknya hanyalah pembenaran terhadapnya. Jika kamu masih terus menerus mendustakan, maka ketahuilah bahwa azab pasti menim-pamu, tidak bisa tidak. Azab tersebut ada di sisi Allah. Dia yang menurunkannya kepadamu jika Dia berkehendak dan bagaimana pun caranya Dia berkehendak. Jika kamu tergesa-gesa dengannya, maka aku tidak memiliki hak mengatur sedikit pun dalam hal ini, karena yang ﴾ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ ﴿ "menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah." Sebagaimana Dia telah meletakkan hukum syar'i; Dia meme-rintahkan dan melarang, maka Dia pun menetapkan hukum juz'i, maka Dia membalas …

Al-An'aam 6:56Listen in Qur'an →
57

قُلْ إِنِّى عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّى وَكَذَّبْتُم بِهِۦ ۚ مَا عِندِى مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِۦٓ ۚ إِنِ ٱلْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ يَقُصُّ ٱلْحَقَّ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلْفَٰصِلِينَ

Katakanlah: "Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al Quran) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya. Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik".

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah.' Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika ber-buat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.' Katakanlah, 'Sesungguhnya aku (berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya.' Bukanlah wewenangku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Me-netapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya, dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik. Katakan-lah, 'Kalau sekiranya ada padaku azab yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu urusan yang ada antara aku dan kamu telah diselesaikan Allah. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zhalim'." (Al-An'am: 56-58).

(56) Allah berfirman kepada NabiNya, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang musyrik yang menyembah tuhan lain bersa-ma Allah, ﴾ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Sesungguhnya aku dila-rang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah," berupa sekutu-sekutu dan berhala-berhala yang tidak memiliki manfaat, mudarat, dan tidak mematikan, menghidupkan dan membang-kitkan manusia kembali. Ini adalah kebatilan, kamu tidak memi-liki argumentasi atau syubhat kecuali mengikuti hawa nafsu di mana mengikutinya adalah kesesatan paling besar. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهۡوَآءَكُمۡ قَدۡ ضَلَلۡتُ إِذٗا ﴿ "Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat de-mikian'." Maksudnya, jika aku mengikuti hawa nafsumu ﴾ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُهۡتَدِينَ ﴿ "Dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk," dari segi manapun.

(57) Adapun mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan amal kepadaNya yang aku pegang, maka ia adalah kebenaran yang ber-pijak kepada bukti-bukti dan dalil-dalil yang pasti. Dan aku ﴾ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي ﴿ "(berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku." Maksudnya, saya berpedoman pada keyakinan yang jelas dengan kebenaran al-Qur`an dan kebatilan selainnya. Ini adalah kesaksian dari Rasulullah yang pasti lagi tidak mengenal keraguan. Dia adalah saksi paling adil dari makhluk se-cara mutlak lalu orang-orang Mukmin membenarkannya. Kebe-naran dan keabsahannya telah terbukti bagi mereka bergantung kepada apa yang Allah limpahkan kepada mereka. Akan tetapi kamu wahai orang-orang musyrik, ﴾ وَكَذَّبۡتُم بِهِۦۚ ﴿ "kamu mendus-takannya." Padahal ia tidak patut kamu dustakan. Yang patut un-tuknya hanyalah pembenaran terhadapnya. Jika kamu masih terus menerus mendustakan, maka ketahuilah bahwa azab pasti menim-pamu, tidak bisa tidak. Azab tersebut ada di sisi Allah. Dia yang menurunkannya kepadamu jika Dia berkehendak dan bagaimana pun caranya Dia berkehendak. Jika kamu tergesa-gesa dengannya, maka aku tidak memiliki hak mengatur sedikit pun dalam hal ini, karena yang ﴾ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ ﴿ "menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah." Sebagaimana Dia telah meletakkan hukum syar'i; Dia meme-rintahkan dan melarang, maka Dia pun menetapkan hukum juz'i, maka Dia membalas …

Al-An'aam 6:57Listen in Qur'an →
58

قُل لَّوْ أَنَّ عِندِى مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِۦ لَقُضِىَ ٱلْأَمْرُ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِٱلظَّٰلِمِينَ

Katakanlah: "Kalau sekiranya ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan, tentu telah diselesaikan Allah urusan yang ada antara aku dan kamu. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim.

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah.' Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika ber-buat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.' Katakanlah, 'Sesungguhnya aku (berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku, sedang kamu mendustakannya.' Bukanlah wewenangku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Me-netapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya, dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik. Katakan-lah, 'Kalau sekiranya ada padaku azab yang kamu minta supaya disegerakan kedatangannya, tentu urusan yang ada antara aku dan kamu telah diselesaikan Allah. Dan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang zhalim'." (Al-An'am: 56-58).

(56) Allah berfirman kepada NabiNya, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang musyrik yang menyembah tuhan lain bersa-ma Allah, ﴾ إِنِّي نُهِيتُ أَنۡ أَعۡبُدَ ٱلَّذِينَ تَدۡعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Sesungguhnya aku dila-rang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah," berupa sekutu-sekutu dan berhala-berhala yang tidak memiliki manfaat, mudarat, dan tidak mematikan, menghidupkan dan membang-kitkan manusia kembali. Ini adalah kebatilan, kamu tidak memi-liki argumentasi atau syubhat kecuali mengikuti hawa nafsu di mana mengikutinya adalah kesesatan paling besar. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ قُل لَّآ أَتَّبِعُ أَهۡوَآءَكُمۡ قَدۡ ضَلَلۡتُ إِذٗا ﴿ "Katakanlah, 'Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat de-mikian'." Maksudnya, jika aku mengikuti hawa nafsumu ﴾ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلۡمُهۡتَدِينَ ﴿ "Dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk," dari segi manapun.

(57) Adapun mentauhidkan Allah dan mengikhlaskan amal kepadaNya yang aku pegang, maka ia adalah kebenaran yang ber-pijak kepada bukti-bukti dan dalil-dalil yang pasti. Dan aku ﴾ عَلَىٰ بَيِّنَةٖ مِّن رَّبِّي ﴿ "(berada) di atas hujjah yang nyata (al-Qur`an) dari Tuhanku." Maksudnya, saya berpedoman pada keyakinan yang jelas dengan kebenaran al-Qur`an dan kebatilan selainnya. Ini adalah kesaksian dari Rasulullah yang pasti lagi tidak mengenal keraguan. Dia adalah saksi paling adil dari makhluk se-cara mutlak lalu orang-orang Mukmin membenarkannya. Kebe-naran dan keabsahannya telah terbukti bagi mereka bergantung kepada apa yang Allah limpahkan kepada mereka. Akan tetapi kamu wahai orang-orang musyrik, ﴾ وَكَذَّبۡتُم بِهِۦۚ ﴿ "kamu mendus-takannya." Padahal ia tidak patut kamu dustakan. Yang patut un-tuknya hanyalah pembenaran terhadapnya. Jika kamu masih terus menerus mendustakan, maka ketahuilah bahwa azab pasti menim-pamu, tidak bisa tidak. Azab tersebut ada di sisi Allah. Dia yang menurunkannya kepadamu jika Dia berkehendak dan bagaimana pun caranya Dia berkehendak. Jika kamu tergesa-gesa dengannya, maka aku tidak memiliki hak mengatur sedikit pun dalam hal ini, karena yang ﴾ إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِۖ ﴿ "menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah." Sebagaimana Dia telah meletakkan hukum syar'i; Dia meme-rintahkan dan melarang, maka Dia pun menetapkan hukum juz'i, maka Dia membalas …

Al-An'aam 6:58Listen in Qur'an →
59

۞ وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَآ إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍۢ فِى ظُلُمَٰتِ ٱلْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍۢ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِى كِتَٰبٍۢ مُّبِينٍۢ

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak ada sebutir biji pun yang jatuh dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (Al-An'am: 59).

(59) Ayat yang agung ini termasuk ayat terbesar yang men-jelaskan ilmu Allah yang menyeluruh bahwa ia meliputi seluruh yang ghaib, yang mana sebagian darinya Dia tunjukkan kepada siapa yang dikehendakiNya, dan masih banyak ilmuNya yang tidak Dia ungkapkan kepada para malaikat yang dekat dan para Nabi yang diutus, lebih-lebih makhluk lain selain mereka. Bahwa Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di tempat-tempat sepi yang mencakup binatang, pepohonan, pasir, kerikil dan debu, dan hewan yang berada di laut, berupa binatang, tambang, ikan, dan lain-lainnya yang dikandung oleh airnya. ﴾ وَمَا تَسۡقُطُ مِن وَرَقَةٍ ﴿ "Dan tiada sehelai daun pun yang gugur" dari pohon darat, laut, kota, desa, dunia dan akhirat kecuali Dia menge-tahuinya. ﴾ وَلَا حَبَّةٖ فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan tidak ada sebutir biji pun yang jatuh dalam kegelapan bumi," berupa biji-bijian, buah-buahan dan tanaman, biji-biji yang ditanam oleh manusia, dan biji-biji tanaman di darat yang menjadi cikal tumbuh-tumbuhan, ﴾ وَلَا رَطۡبٖ وَلَا يَابِسٍ ﴿ "dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering." Ini menyebutkan yang umum setelah yang khusus, ﴾ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ ﴿ "melainkan tertulis dalam kitab yang nyata." Maksudnya, Lauh Mahfuzh. Ia mencakup dan mengandungnya, dan sebagian yang disebutkan ini mencengang-kan akal orang-orang yang berakal dan mengagumkan hati orang-orang yang mulia. Ini adalah bukti keagungan Allah Yang Maha-agung dan keluasanNya dalam seluruh sifat-sifatNya, dan jika seluruh makhluk dari yang pertama sampai yang terakhir bersatu untuk mengetahui sebagian dari sifat-sifatNya, niscaya mereka tidak memiliki daya dan kekuatan untuk itu. Maka Mahasuci Allah Yang Mahaagung, Mahaluas, Maha Mengetahui, Maha Terpuji, Mahamulia, Maha Menyaksikan dan Maha Meliputi. Alangkah mulianya Dia sebagai Tuhan, yang tidak ada seorang pun mampu menghitung pujian atasNya. Akan tetapi Dia sebagaimana yang Dia pujikan untukNya sendiri, dan di atas pujian yang diucapkan oleh hamba-hambaNya. Ayat ini menun-jukkan ilmuNya yang meliputi segala sesuatu dan kitabNya yang mencakup seluruh peristiwa.

Semua ini adalah penetapan uluhiyah Allah, bantahan kepa-da orang-orang musyrik, dan keterangan bahwa Dia-lah yang berhak untuk dicintai, dihormati, dimuliakan, dan diagungkan.

Al-An'aam 6:59Listen in Qur'an →
60

وَهُوَ ٱلَّذِى يَتَوَفَّىٰكُم بِٱلَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُم بِٱلنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَىٰٓ أَجَلٌۭ مُّسَمًّۭى ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan.

"Dan Dia-lah yang menidurkan kamu di malam hari, dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan. Dan Dia-lah yang mempunyai kekuasaan terting-gi di atas semua hambaNya, dan Dia mengutus kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewa-jibannya. Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa se-gala hukum (pada hari itu) adalah kepunyaanNya. Dan Dia-lah Pembuat perhitungan yang paling cepat." (Al-An'am: 60-62).

(60) Dia memberitakan bahwa hanya Dia-lah yang meng-atur hamba-hambaNya pada waktu mereka bangun dan tidur, bahwa Dia mewafatkan mereka di malam hari dalam arti menidur-kan, gerakan mereka berhenti dan badan mereka beristirahat. Dia membangunkan mereka dari tidur agar bisa beraktifitas demi kemaslahatan dunia dan agama. Dia mengetahui amal-amal yang mereka lakukan. Begitulah Allah mengatur mereka sampai ajal mereka sempurna, Dia mengatur itu dalam ajal yang ditentukan, yaitu waktu kehidupan dan ajal yang lain setelah itu, yaitu kebang-kitan sesudah kematian. Oleh karena itu, Dia berfirman, ﴾ ثُمَّ إِلَيۡهِ مَرۡجِعُكُمۡ ﴿ "Kemudian kepada Allah-lah kamu kembali," bukan kepada selainNya. ﴾ ثُمَّ يُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ ﴿ "Lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan," baik dan buruk.

(61) ﴾ وَهُوَ ﴿ "Dan Dia-lah" Allah سبحانه وتعالى, ﴾ ٱلۡقَاهِرُ فَوۡقَ عِبَادِهِۦۖ ﴿ "Yang mem-punyai kekuasaan tertinggi di atas semua hambaNya." Dia memberla-kukan IradahNya yang luas dan kehendakNya yang umum kepada mereka. Hamba-hamba itu tidak sedikit pun memiliki perkara, mereka tidak bergerak dan tidak diam kecuali dengan izinNya. Walaupun demikian, Dia telah menugaskan para malaikat penjaga kepada hamba-hambaNya yang menjaga para hamba dan menja-ga apa yang dikerjakannya, sebagaimana Firman Allah, ﴾ وَإِنَّ عَلَيۡكُمۡ لَحَٰفِظِينَ 10 كِرَامٗا كَٰتِبِينَ 11 يَعۡلَمُونَ مَا تَفۡعَلُونَ 12 ﴿ "Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerja-kan." (Al-Infithar: 10-12). ﴾ إِذۡ يَتَلَقَّى ٱلۡمُتَلَقِّيَانِ عَنِ ٱلۡيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ قَعِيدٞ 17 مَّا يَلۡفِظُ مِن قَوۡلٍ إِلَّا لَدَيۡهِ رَقِيبٌ عَتِيدٞ 18 ﴿ "Seseorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekat-nya malaikat pengawas yang selalu hadir." (Qaf: 17-18). Ini adalah penjagaanNya kepada mereka pada waktu mereka hidup. ﴾ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ تَوَفَّتۡهُ رُسُلُنَا ﴿ "Sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, dia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami." Yakni para malaikat yang ditugasi mencabut nyawa.﴾ وَهُمۡ لَا يُفَرِّطُونَ ﴿ "Dan malaikat-malaikat Kami itu tidak …

Al-An'aam 6:60Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.