Muslim99Muslim99
← Tafsir library

6. Al-An'aam

The Cattle · Meccan · 165 ayahs

سُورَةُ الأَنۡعَامِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 31–40 of 165

31

قَدْ خَسِرَ ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِلِقَآءِ ٱللَّهِ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَتْهُمُ ٱلسَّاعَةُ بَغْتَةًۭ قَالُوا۟ يَٰحَسْرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْنَا فِيهَا وَهُمْ يَحْمِلُونَ أَوْزَارَهُمْ عَلَىٰ ظُهُورِهِمْ ۚ أَلَا سَآءَ مَا يَزِرُونَ

Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata: "Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!", sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu.

"Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan per-temuan mereka dengan Allah, sehingga apabila Kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata, 'Alangkah besar-nya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang Kiamat itu,' sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk sesuatu yang mereka pikul itu." (Al-An'am: 31).

(31) Orang yang mendustakan pertemuannya dengan Allah, telah merugi, menyesal dan gagal meraih segala kebaikan, lalu pendustaan ini menyeret mereka kepada keberanian melakukan perkara-perkara yang diharamkan dan mengerjakan dosa-dosa yang membinasakan. ﴾ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَتۡهُمُ ٱلسَّاعَةُ ﴿ "Sehingga apabila Kiamat datang kepada mereka," sementara mereka berada dalam kondisi terburuk dan terjelek; mereka menampakkan penyesalan mendalam.﴾ قَالُواْ يَٰحَسۡرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطۡنَا فِيهَا ﴿ "Mereka berkata, 'Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang Kiamat itu'," akan tetapi itu adalah penyesalan yang kadaluwarsa. ﴾ وَهُمۡ يَحۡمِلُونَ أَوۡزَارَهُمۡ عَلَىٰ ظُهُورِهِمۡۚ أَلَا سَآءَ مَا يَزِرُونَ ﴿ "Sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat-lah buruk apa yang mereka pikul itu." Dosa mereka memberatkan mereka. Mereka tidak mampu membebaskan diri darinya. Oleh karena itu mereka kekal di neraka dan berhak mendapat murka Allah untuk selama-lamanya.

Al-An'aam 6:31Listen in Qur'an →
32

وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ ۖ وَلَلدَّارُ ٱلْءَاخِرَةُ خَيْرٌۭ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?

"Dan bukanlah (kesibukan) kehidupan dunia ini, melainkan hanya main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung Akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Al-An'am: 32).

(32) Ini adalah hakikat dunia dan akhirat. Adapun hakikat dunia, maka ia adalah main-main dan senda gurau, main-main pada badan dan senda gurau pada hati. Hati cenderung kepadanya, jiwa mencintainya, ambisi-ambisi terkait dengannya, dan menyibukkan diri dengannya adalah seperti permainan anak-anak. Adapun Akhi-rat, maka ia ﴾ خَيۡرٞ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَۚ ﴿ "lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa," dalam dzat, sifat, kekekalan, dan kelanggengannya. Di dalamnya terdapat apa yang diinginkan oleh jiwa dan dinikmati oleh mata, berupa kenikmatan hati dan ruh, dan banyaknya kebahagiaan dan kesenangan, akan tetapi kenikmatan akhirat bukan untuk semua orang. Ia hanya untuk orang-orang yang bertakwa yang menjalan-kan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-laranganNya. ﴾ أَفَلَا تَعۡقِلُونَ ﴿ "Maka tidakkah kamu memahaminya?" Maksudnya, apa-kah kamu tidak memiliki akal yang dengannya kamu mengetahui rumah manakah yang lebih layak diutamakan?

Al-An'aam 6:32Listen in Qur'an →
33

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُۥ لَيَحْزُنُكَ ٱلَّذِى يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجْحَدُونَ

Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.

"Sungguh, Kami mengetahui bahwasanya sesuatu yang me-reka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zhalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu. Dan jika keberpalingan me-reka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka, (maka buatlah). Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua berada dalam petunjuk, sebab itu janganlah kamu sekali-kali ter-masuk orang-orang yang jahil." (Al-An'am: 33-35).

(33) Kami mengetahui bahwa sesuatu yang diucapkan pa-ra pendusta kepadamu telah membuatmu sedih dan susah. Kami tidak memintamu bersabar kecuali agar kamu mendapatkan de-rajat yang tinggi dan posisi yang mulia. Jangan mengira bahwa ucapan mereka keluar karena ketidaktahuan dan keraguan ten-tang keadaanmu, ﴾ فَإِنَّهُمۡ لَا يُكَذِّبُونَكَ ﴿ "karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu." Karena mereka mengetahui kejujuranmu, jalan masuk, jalan keluarmu dan seluruh keadaanmu. Bahkan mereka menamakanmu -sebelum kamu diutus- dengan al-Amin.﴾ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ﴿ "Akan tetapi orang-orang yang zhalim itu menging-kari ayat-ayat Allah." Maksudnya, pendustaan mereka adalah ke-pada ayat-ayat Allah yang Allah berikan kepadamu.

(34) ﴾ وَلَقَدۡ كُذِّبَتۡ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِكَ فَصَبَرُواْ عَلَىٰ مَا كُذِّبُواْ وَأُوذُواْ حَتَّىٰٓ أَتَىٰهُمۡ نَصۡرُنَاۚ ﴿ "Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka." Ber-sabarlah seperti mereka, niscaya kamu beruntung seperti mereka. ﴾ وَلَقَدۡ جَآءَكَ مِن نَّبَإِيْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu." Yang dengannya Kami meneguhkan dan menenangkan hatimu.

(35) ﴾ وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيۡكَ إِعۡرَاضُهُمۡ ﴿ "Dan jika keberpalingan mereka (dari-mu) terasa amat berat bagimu," karena kesungguhan dan kecintaan-mu terhadap keimanan mereka, maka kerahkan kemampuanmu dalam hal itu karena memberi petunjuk kepada orang yang mana Allah tidak ingin memberinya petunjuk bukanlah dalam jangkau-an kemampuanmu. ﴾ فَإِنِ ٱسۡتَطَعۡتَ أَن تَبۡتَغِيَ نَفَقٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ سُلَّمٗا فِي ٱلسَّمَآءِ فَتَأۡتِيَهُم بِـَٔايَةٖۚ ﴿ "Maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka," maka laku-anlah itu, namun hal itu tidaklah berguna apa pun bagi mereka. Ini adalah pemupusan keinginan kuat Muhammad untuk memberi hidayah kepada orang-orang yang ingkar tersebut. ﴾ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمۡ عَلَىٰ ٱلۡهُدَىٰۚ ﴿ "Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka …

Al-An'aam 6:33Listen in Qur'an →
34

وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌۭ مِّن قَبْلِكَ فَصَبَرُوا۟ عَلَىٰ مَا كُذِّبُوا۟ وَأُوذُوا۟ حَتَّىٰٓ أَتَىٰهُمْ نَصْرُنَا ۚ وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَٰتِ ٱللَّهِ ۚ وَلَقَدْ جَآءَكَ مِن نَّبَإِى۟ ٱلْمُرْسَلِينَ

Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.

"Sungguh, Kami mengetahui bahwasanya sesuatu yang me-reka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zhalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu. Dan jika keberpalingan me-reka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka, (maka buatlah). Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua berada dalam petunjuk, sebab itu janganlah kamu sekali-kali ter-masuk orang-orang yang jahil." (Al-An'am: 33-35).

(33) Kami mengetahui bahwa sesuatu yang diucapkan pa-ra pendusta kepadamu telah membuatmu sedih dan susah. Kami tidak memintamu bersabar kecuali agar kamu mendapatkan de-rajat yang tinggi dan posisi yang mulia. Jangan mengira bahwa ucapan mereka keluar karena ketidaktahuan dan keraguan ten-tang keadaanmu, ﴾ فَإِنَّهُمۡ لَا يُكَذِّبُونَكَ ﴿ "karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu." Karena mereka mengetahui kejujuranmu, jalan masuk, jalan keluarmu dan seluruh keadaanmu. Bahkan mereka menamakanmu -sebelum kamu diutus- dengan al-Amin.﴾ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ﴿ "Akan tetapi orang-orang yang zhalim itu menging-kari ayat-ayat Allah." Maksudnya, pendustaan mereka adalah ke-pada ayat-ayat Allah yang Allah berikan kepadamu.

(34) ﴾ وَلَقَدۡ كُذِّبَتۡ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِكَ فَصَبَرُواْ عَلَىٰ مَا كُذِّبُواْ وَأُوذُواْ حَتَّىٰٓ أَتَىٰهُمۡ نَصۡرُنَاۚ ﴿ "Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka." Ber-sabarlah seperti mereka, niscaya kamu beruntung seperti mereka. ﴾ وَلَقَدۡ جَآءَكَ مِن نَّبَإِيْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu." Yang dengannya Kami meneguhkan dan menenangkan hatimu.

(35) ﴾ وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيۡكَ إِعۡرَاضُهُمۡ ﴿ "Dan jika keberpalingan mereka (dari-mu) terasa amat berat bagimu," karena kesungguhan dan kecintaan-mu terhadap keimanan mereka, maka kerahkan kemampuanmu dalam hal itu karena memberi petunjuk kepada orang yang mana Allah tidak ingin memberinya petunjuk bukanlah dalam jangkau-an kemampuanmu. ﴾ فَإِنِ ٱسۡتَطَعۡتَ أَن تَبۡتَغِيَ نَفَقٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ سُلَّمٗا فِي ٱلسَّمَآءِ فَتَأۡتِيَهُم بِـَٔايَةٖۚ ﴿ "Maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka," maka laku-anlah itu, namun hal itu tidaklah berguna apa pun bagi mereka. Ini adalah pemupusan keinginan kuat Muhammad untuk memberi hidayah kepada orang-orang yang ingkar tersebut. ﴾ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمۡ عَلَىٰ ٱلۡهُدَىٰۚ ﴿ "Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka …

Al-An'aam 6:34Listen in Qur'an →
35

وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ ٱسْتَطَعْتَ أَن تَبْتَغِىَ نَفَقًۭا فِى ٱلْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًۭا فِى ٱلسَّمَآءِ فَتَأْتِيَهُم بِـَٔايَةٍۢ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى ٱلْهُدَىٰ ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ

Dan jika perpalingan mereka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lobang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka (maka buatlah). Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang jahil

"Sungguh, Kami mengetahui bahwasanya sesuatu yang me-reka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zhalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Tak seorang pun yang dapat merubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu. Dan jika keberpalingan me-reka (darimu) terasa amat berat bagimu, maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka, (maka buatlah). Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua berada dalam petunjuk, sebab itu janganlah kamu sekali-kali ter-masuk orang-orang yang jahil." (Al-An'am: 33-35).

(33) Kami mengetahui bahwa sesuatu yang diucapkan pa-ra pendusta kepadamu telah membuatmu sedih dan susah. Kami tidak memintamu bersabar kecuali agar kamu mendapatkan de-rajat yang tinggi dan posisi yang mulia. Jangan mengira bahwa ucapan mereka keluar karena ketidaktahuan dan keraguan ten-tang keadaanmu, ﴾ فَإِنَّهُمۡ لَا يُكَذِّبُونَكَ ﴿ "karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu." Karena mereka mengetahui kejujuranmu, jalan masuk, jalan keluarmu dan seluruh keadaanmu. Bahkan mereka menamakanmu -sebelum kamu diutus- dengan al-Amin.﴾ وَلَٰكِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ يَجۡحَدُونَ ﴿ "Akan tetapi orang-orang yang zhalim itu menging-kari ayat-ayat Allah." Maksudnya, pendustaan mereka adalah ke-pada ayat-ayat Allah yang Allah berikan kepadamu.

(34) ﴾ وَلَقَدۡ كُذِّبَتۡ رُسُلٞ مِّن قَبۡلِكَ فَصَبَرُواْ عَلَىٰ مَا كُذِّبُواْ وَأُوذُواْ حَتَّىٰٓ أَتَىٰهُمۡ نَصۡرُنَاۚ ﴿ "Dan sungguh telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka." Ber-sabarlah seperti mereka, niscaya kamu beruntung seperti mereka. ﴾ وَلَقَدۡ جَآءَكَ مِن نَّبَإِيْ ٱلۡمُرۡسَلِينَ ﴿ "Dan sungguh telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu." Yang dengannya Kami meneguhkan dan menenangkan hatimu.

(35) ﴾ وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيۡكَ إِعۡرَاضُهُمۡ ﴿ "Dan jika keberpalingan mereka (dari-mu) terasa amat berat bagimu," karena kesungguhan dan kecintaan-mu terhadap keimanan mereka, maka kerahkan kemampuanmu dalam hal itu karena memberi petunjuk kepada orang yang mana Allah tidak ingin memberinya petunjuk bukanlah dalam jangkau-an kemampuanmu. ﴾ فَإِنِ ٱسۡتَطَعۡتَ أَن تَبۡتَغِيَ نَفَقٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ سُلَّمٗا فِي ٱلسَّمَآءِ فَتَأۡتِيَهُم بِـَٔايَةٖۚ ﴿ "Maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka," maka laku-anlah itu, namun hal itu tidaklah berguna apa pun bagi mereka. Ini adalah pemupusan keinginan kuat Muhammad untuk memberi hidayah kepada orang-orang yang ingkar tersebut. ﴾ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمۡ عَلَىٰ ٱلۡهُدَىٰۚ ﴿ "Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka …

Al-An'aam 6:35Listen in Qur'an →
36

۞ إِنَّمَا يَسْتَجِيبُ ٱلَّذِينَ يَسْمَعُونَ ۘ وَٱلْمَوْتَىٰ يَبْعَثُهُمُ ٱللَّهُ ثُمَّ إِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

Hanya mereka yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan Allah), dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepada-Nya-lah mereka dikembalikan.

"Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mema-tuhi (seruan Allah). Dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepadaNya-lah mereka dikem-balikan. Dan mereka (orang-orang musyrik Makkah) berkata, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu muk-jizat dari Tuhannya?' Katakanlah, 'Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat, tetapi kebanyakan mereka tidak me-ngetahui'." (Al-An'am: 36-37).

(36) Allah berfirman kepada NabiNya, ﴾ إِنَّمَا يَسۡتَجِيبُ ﴿ "Yang mematuhi" seruanmu dan mengikuti risalahmu serta taat kepada perintah dan laranganmu, hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَسۡمَعُونَۘ ﴿ "orang-orang yang mendengar" dengan hatinya apa yang bermanfaat untuknya. Me-reka itu adalah orang-orang yang berakal dan mendengar. Yang dimaksud dengan "mendengar" di sini adalah mendengar dengan hati dengan rasa yang penuh ketaatan, kalau bukan itu maksud-nya, maka mendengar hanya kegiatan yang bisa dilakukan oleh orang baik dan jahat. Semua mukallaf -dengan mendengar ayat-ayatNya- berarti hujjah Allah telah tegak atasnya dan tidak ada alasan baginya untuk menolak. ﴾ وَٱلۡمَوۡتَىٰ يَبۡعَثُهُمُ ٱللَّهُ ثُمَّ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ ﴿ "Dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepadaNya-lah mereka dikemba-likan." Ada kemungkinan maknanya adalah makna yang mengim-bangi makna sebelumnya, yakni yang menjawabmu hanyalah orang-orang yang hatinya hidup. Adapun orang-orang yang hatinya mati yang tidak merasakan kebahagiaannya, tidak menyadari sesuatu yang menyelamatkannya, maka mereka itu tidak menjawabmu, tidak tunduk kepadamu, dan waktu yang dijanjikan untuk mereka adalah Hari Kiamat, di mana Allah membangkitkan mereka lalu kepadaNya dia dikembalikan. Ada kemungkinan bahwa yang di-maksud oleh ayat adalah secara zahirnya, bahwa Allah menetap-kan Hari Kebangkitan dan bahwa Dia akan membangkitkan yang mati pada Hari Kiamat kemudian memberitahu mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. Dan ini mengandung dorongan untuk menjawab panggilan Allah dan RasulNya serta ancaman meninggal-kannya.

(37) ﴾ وَقَالُواْ ﴿ "Dan mereka (orang-orang musyrik Makkah) ber-kata," yakni orang-orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ karena keras kepala dan sombong, ﴾ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ ﴿ "Mengapa tidak di-turunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?" Maksudnya adalah, mukjizat-mukjizat yang mereka usulkan de-ngan akal mereka yang rusak dan pertimbangan mereka yang basi seperti ucapan mereka, ﴾ وَقَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا 90 أَوۡ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٞ مِّن نَّخِيلٖ وَعِنَبٖ فَتُفَجِّرَ ٱلۡأَنۡهَٰرَ خِلَٰلَهَا تَفۡجِيرًا 91 أَوۡ تُسۡقِطَ ٱلسَّمَآءَ كَمَا زَعَمۡتَ عَلَيۡنَا كِسَفًا أَوۡ تَأۡتِيَ بِٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ قَبِيلًا 92 ﴿ "Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami, atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya. Atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana yang kamu katakan, atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami'." …

Al-An'aam 6:36Listen in Qur'an →
37

وَقَالُوا۟ لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌۭ مِّن رَّبِّهِۦ ۚ قُلْ إِنَّ ٱللَّهَ قَادِرٌ عَلَىٰٓ أَن يُنَزِّلَ ءَايَةًۭ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Dan mereka (orang-orang musyrik Mekah) berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui".

"Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mema-tuhi (seruan Allah). Dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepadaNya-lah mereka dikem-balikan. Dan mereka (orang-orang musyrik Makkah) berkata, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu muk-jizat dari Tuhannya?' Katakanlah, 'Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mukjizat, tetapi kebanyakan mereka tidak me-ngetahui'." (Al-An'am: 36-37).

(36) Allah berfirman kepada NabiNya, ﴾ إِنَّمَا يَسۡتَجِيبُ ﴿ "Yang mematuhi" seruanmu dan mengikuti risalahmu serta taat kepada perintah dan laranganmu, hanyalah ﴾ ٱلَّذِينَ يَسۡمَعُونَۘ ﴿ "orang-orang yang mendengar" dengan hatinya apa yang bermanfaat untuknya. Me-reka itu adalah orang-orang yang berakal dan mendengar. Yang dimaksud dengan "mendengar" di sini adalah mendengar dengan hati dengan rasa yang penuh ketaatan, kalau bukan itu maksud-nya, maka mendengar hanya kegiatan yang bisa dilakukan oleh orang baik dan jahat. Semua mukallaf -dengan mendengar ayat-ayatNya- berarti hujjah Allah telah tegak atasnya dan tidak ada alasan baginya untuk menolak. ﴾ وَٱلۡمَوۡتَىٰ يَبۡعَثُهُمُ ٱللَّهُ ثُمَّ إِلَيۡهِ يُرۡجَعُونَ ﴿ "Dan orang-orang yang mati (hatinya), akan dibangkitkan oleh Allah, kemudian kepadaNya-lah mereka dikemba-likan." Ada kemungkinan maknanya adalah makna yang mengim-bangi makna sebelumnya, yakni yang menjawabmu hanyalah orang-orang yang hatinya hidup. Adapun orang-orang yang hatinya mati yang tidak merasakan kebahagiaannya, tidak menyadari sesuatu yang menyelamatkannya, maka mereka itu tidak menjawabmu, tidak tunduk kepadamu, dan waktu yang dijanjikan untuk mereka adalah Hari Kiamat, di mana Allah membangkitkan mereka lalu kepadaNya dia dikembalikan. Ada kemungkinan bahwa yang di-maksud oleh ayat adalah secara zahirnya, bahwa Allah menetap-kan Hari Kebangkitan dan bahwa Dia akan membangkitkan yang mati pada Hari Kiamat kemudian memberitahu mereka apa yang dahulu mereka kerjakan. Dan ini mengandung dorongan untuk menjawab panggilan Allah dan RasulNya serta ancaman meninggal-kannya.

(37) ﴾ وَقَالُواْ ﴿ "Dan mereka (orang-orang musyrik Makkah) ber-kata," yakni orang-orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ karena keras kepala dan sombong, ﴾ لَوۡلَا نُزِّلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۚ ﴿ "Mengapa tidak di-turunkan kepadanya (Muhammad) suatu mukjizat dari Tuhannya?" Maksudnya adalah, mukjizat-mukjizat yang mereka usulkan de-ngan akal mereka yang rusak dan pertimbangan mereka yang basi seperti ucapan mereka, ﴾ وَقَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا 90 أَوۡ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٞ مِّن نَّخِيلٖ وَعِنَبٖ فَتُفَجِّرَ ٱلۡأَنۡهَٰرَ خِلَٰلَهَا تَفۡجِيرًا 91 أَوۡ تُسۡقِطَ ٱلسَّمَآءَ كَمَا زَعَمۡتَ عَلَيۡنَا كِسَفًا أَوۡ تَأۡتِيَ بِٱللَّهِ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ قَبِيلًا 92 ﴿ "Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami, atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya. Atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana yang kamu katakan, atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami'." …

Al-An'aam 6:37Listen in Qur'an →
38

وَمَا مِن دَآبَّةٍۢ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا طَٰٓئِرٍۢ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّآ أُمَمٌ أَمْثَالُكُم ۚ مَّا فَرَّطْنَا فِى ٱلْكِتَٰبِ مِن شَىْءٍۢ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.

"Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan (semuanya adalah) umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam al-Kitab, kemudian kepada Tuhan-lah mereka dihimpunkan." (Al-An'am: 38).

(38) Seluruh hewan darat dan udara, binatang-binatang ternak, binatang liar dan burung-burung, semuanya adalah umat-umat sepertimu. Kami menciptakannya seperti Kami mencipta-kanmu. Kami memberi rizki kepadanya seperti Kami memberi rizki kepadamu. Kehendak dan kekuasaan Kami berlaku bagi mereka seperti ia berlaku padamu. ﴾ مَّا فَرَّطۡنَا فِي ٱلۡكِتَٰبِ مِن شَيۡءٖۚ ﴿ "Dan tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam al-Kitab," maksudnya, Kami tidak me-lalaikan dan melupakan sedikit pun dari sesuatu yang ada di Lauh al-Mahfuzh, bahkan segala sesuatu yang besar dan yang kecil ter-cantum di Lauh al-Mahfuzh seperti apa adanya, seluruh peristiwa terjadi sesuai dengan apa yang tertulis oleh pena. Ayat ini mengan-dung dalil bahwa kitab yang pertama meliputi segala yang ada. Ini adalah salah satu tingkatan Qadha` dan Qadar. Ia adalah empat tingkatan: Ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu, kitabNya yang mencakup seluruh yang ada, kehendak dan kodratNya yang ber-laku menyeluruh atas segala sesuatu, dan penciptaanNya terhadap seluruh makhluk sampai perbuatan manusia. Ada kemungkinan bahwa yang dimaksud dengan "al-Kitab" di sini adalah al-Qur`an, dan maknanya adalah seperti makna FirmanNya, ﴾ وَنَزَّلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ تِبۡيَٰنٗا لِّكُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Qur`an) untuk men-jelaskan segala sesuatu." (An-Nahl: 89). ﴾ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ يُحۡشَرُونَ ﴿ "Kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpun-kan." Maksudnya, seluruh umat dihimpun dan dikumpulkan ke-pada Allah pada pengadilan Kiamat, yaitu saat yang besar dan menakutkan. Lalu Dia membalas mereka dengan keadilan dan kebaikanNya, dan Dia memperlakukan hukumNya atas mereka yang dipuji oleh orang-orang terdahulu dan yang datang belakang-an, dari penduduk langit dan bumi.

Al-An'aam 6:38Listen in Qur'an →
39

وَٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا صُمٌّۭ وَبُكْمٌۭ فِى ٱلظُّلُمَٰتِ ۗ مَن يَشَإِ ٱللَّهُ يُضْلِلْهُ وَمَن يَشَأْ يَجْعَلْهُ عَلَىٰ صِرَٰطٍۢ مُّسْتَقِيمٍۢ

Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberi-Nya petunjuk), niscaya Dia menjadikan-Nya berada di atas jalan yang lurus.

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami ada-lah tuli, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya Dia menyesatkanNya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberiNya petun-juk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus." (Al-An'am: 39).

(39) Ini adalah penjelasan tentang keadaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan mendustakan Rasul-rasulNya bahwa mereka telah menutup pintu hidayah dari diri mereka dan membuka pintu kesesatan, bahwa mereka ﴾ صُمّٞ ﴿ "pekak" dari men-dengar kebenaran, ﴾ وَبُكۡمٞ ﴿ "dan bisu," tidak mampu berbicara de-ngannya, mereka hanya bisa berbicara dengan kebatilan. ﴾ فِي ٱلظُّلُمَٰتِۗ ﴿ "Dan berada dalam gelap gulita." Maksudnya, mereka tenggelam da-lam kegelapan kebodohan, kekufuran, kezhaliman, pengingkaran, dan kemaksiatan. Ini termasuk penyesatan Allah kepada mereka. ﴾ مَن يَشَإِ ٱللَّهُ يُضۡلِلۡهُ وَمَن يَشَأۡ يَجۡعَلۡهُ عَلَىٰ صِرَٰطٖ مُّسۡتَقِيمٖ ﴿ "Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya Dia menyesatkanNya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk diberiNya petunjuk), niscaya Dia menja-dikannya berada di atas jalan yang lurus." Karena Dia-lah yang memo-nopoli hidayah dan penyesatan sesuai dengan tuntutan karunia dan hikmahNya.

Al-An'aam 6:39Listen in Qur'an →
40

قُلْ أَرَءَيْتَكُمْ إِنْ أَتَىٰكُمْ عَذَابُ ٱللَّهِ أَوْ أَتَتْكُمُ ٱلسَّاعَةُ أَغَيْرَ ٱللَّهِ تَدْعُونَ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu hari kiamat, apakah kamu menyeru (tuhan) selain Allah; jika kamu orang-orang yang benar!"

"Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu Hari Kiamat, apakah kamu menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar? (Tidak), tetapi hanya Dia-lah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya jika Dia menghendaki, dan kamu tinggalkan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan (dengan Allah)'." (Al-An'am: 40-41).

(40) Allah berfirman kepada RasulNya, ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang musyrik yang menyimpang dariNya kepada yang lain, ﴾ أَرَءَيۡتَكُمۡ إِنۡ أَتَىٰكُمۡ عَذَابُ ٱللَّهِ أَوۡ أَتَتۡكُمُ ٱلسَّاعَةُ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ تَدۡعُونَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "Te-rangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu Hari Kiamat, apakah kamu menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar?" Maksudnya, jika kesulitan-kesulitan dan kesengsaraan-kesengsaraan itu yang harus diangkat, apakah kamu memanggil tuhan-tuhanmu dan berhala-berhalamu ataukah kamu berdoa kepada Maharaja Yang Mahabenar yang sangat jelas?

(41) ﴾ بَلۡ إِيَّاهُ تَدۡعُونَ فَيَكۡشِفُ مَا تَدۡعُونَ إِلَيۡهِ إِن شَآءَ وَتَنسَوۡنَ مَا تُشۡرِكُونَ ﴿ "Tetapi hanya Dia-lah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karena-nya kamu berdoa kepadaNya jika Dia menghendaki, dan kamu tinggal-kan sembahan-sembahan yang kamu sekutukan (dengan Allah)." Maksud-nya, jika demikian keadaanmu dengan sesembahan-sesembahanmu yang mana pada waktu sulit kamu melupakannya karena kamu mengetahui bahwa sesembahan itu tidak memiliki manfaat dan mudarat, dan tidak memiliki hak mematikan, menghidupkan, dan membangkitkanmu. Justru kamu malah mengikhlaskan doa kepa-da Allah, karena kamu mengetahui bahwa Dia-lah yang mendatang-kan mudarat dan manfaat, yang menjawab doa orang yang dalam kesulitan. Mengapa dalam keadaan suka kamu menyekutukanNya dengan sesuatu dan membuat tandingan-tandingan untukNya? Adakah dalil aqli dan naqli yang menunjukkanmu kepada itu? Ada-kah kamu mempunyai ilmu tentang itu? Ataukah kamu berdusta atas Nama Allah?

Al-An'aam 6:40Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.