Muslim99Muslim99
← Tafsir library

6. Al-An'aam

The Cattle · Meccan · 165 ayahs

سُورَةُ الأَنۡعَامِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 131–140 of 165

131

ذَٰلِكَ أَن لَّمْ يَكُن رَّبُّكَ مُهْلِكَ ٱلْقُرَىٰ بِظُلْمٍۢ وَأَهْلُهَا غَٰفِلُونَ

Yang demikian itu adalah karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah.

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka se-muanya, (dan Allah berfirman), 'Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.' Lalu kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, 'Ya Tuhan kami, sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian (yang lain), dan kami telah sampai kepada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.' Allah berfirman, 'Neraka itulah tempat diammu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).' Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayatKu kepadamu dan memberi peringatan kepadamu mengenai pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.' Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Yang demikian itu karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah. Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu Mahakaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkanmu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendakiNya setelah kamu (musnah), seba-gaimana Dia telah menjadikanmu dari keturunan orang-orang lain. Sesungguhnya sesuatu yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. Katakanlah, 'Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.' Sesungguhnya, orang-orang yang zhalim itu tidak akan menda-pat keberuntungan." (Al-An'am: 128-135).

(128) Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya." Yakni seluruh manu-sia dan jin, baik yang sesat di antara mereka dan menyesatkan yang lain. Dia berfirman, mencela jin yang menyesatkan manusia, meng-hiasi keburukan bagi mereka, dan mendorong mereka kepada ke-maksiatan, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ ﴿ "Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Maksudnya, kamu banyak menyesatkan dan menghalangi manusia dari jalan Allah, bagaimana kamu berani melanggar batasan-batasanKu, kamu berani menentang rasul-rasulKu, kamu berperan memerangi Allah, berusaha menghalang-halangi hamba-hamba Allah dari jalan Allah kepada jalan neraka? Pada hari ini laknatKu menimpamu, murka-Ku adalah balasanmu, dan Kami akan menambah azabmu berda-sarkan kekufuran dan penyesatanmu kepada orang lain. Kamu tidak mempunyai dalih yang bisa kamu sodorkan sebagai alasan, tidak ada tempat berlindung bagimu, tidak ada pemberi syafa'at dan tidak ada permohonan yang didengarkan, pada hari ini kamu jangan bertanya tentang azab, siksa, dan kehinaan yang menimpa mereka. Oleh karena …

Al-An'aam 6:131Listen in Qur'an →
132

وَلِكُلٍّۢ دَرَجَٰتٌۭ مِّمَّا عَمِلُوا۟ ۚ وَمَا رَبُّكَ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka se-muanya, (dan Allah berfirman), 'Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.' Lalu kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, 'Ya Tuhan kami, sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian (yang lain), dan kami telah sampai kepada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.' Allah berfirman, 'Neraka itulah tempat diammu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).' Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayatKu kepadamu dan memberi peringatan kepadamu mengenai pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.' Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Yang demikian itu karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah. Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu Mahakaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkanmu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendakiNya setelah kamu (musnah), seba-gaimana Dia telah menjadikanmu dari keturunan orang-orang lain. Sesungguhnya sesuatu yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. Katakanlah, 'Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.' Sesungguhnya, orang-orang yang zhalim itu tidak akan menda-pat keberuntungan." (Al-An'am: 128-135).

(128) Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya." Yakni seluruh manu-sia dan jin, baik yang sesat di antara mereka dan menyesatkan yang lain. Dia berfirman, mencela jin yang menyesatkan manusia, meng-hiasi keburukan bagi mereka, dan mendorong mereka kepada ke-maksiatan, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ ﴿ "Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Maksudnya, kamu banyak menyesatkan dan menghalangi manusia dari jalan Allah, bagaimana kamu berani melanggar batasan-batasanKu, kamu berani menentang rasul-rasulKu, kamu berperan memerangi Allah, berusaha menghalang-halangi hamba-hamba Allah dari jalan Allah kepada jalan neraka? Pada hari ini laknatKu menimpamu, murka-Ku adalah balasanmu, dan Kami akan menambah azabmu berda-sarkan kekufuran dan penyesatanmu kepada orang lain. Kamu tidak mempunyai dalih yang bisa kamu sodorkan sebagai alasan, tidak ada tempat berlindung bagimu, tidak ada pemberi syafa'at dan tidak ada permohonan yang didengarkan, pada hari ini kamu jangan bertanya tentang azab, siksa, dan kehinaan yang menimpa mereka. Oleh karena …

Al-An'aam 6:132Listen in Qur'an →
133

وَرَبُّكَ ٱلْغَنِىُّ ذُو ٱلرَّحْمَةِ ۚ إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَسْتَخْلِفْ مِنۢ بَعْدِكُم مَّا يَشَآءُ كَمَآ أَنشَأَكُم مِّن ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ ءَاخَرِينَ

Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain.

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka se-muanya, (dan Allah berfirman), 'Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.' Lalu kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, 'Ya Tuhan kami, sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian (yang lain), dan kami telah sampai kepada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.' Allah berfirman, 'Neraka itulah tempat diammu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).' Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayatKu kepadamu dan memberi peringatan kepadamu mengenai pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.' Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Yang demikian itu karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah. Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu Mahakaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkanmu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendakiNya setelah kamu (musnah), seba-gaimana Dia telah menjadikanmu dari keturunan orang-orang lain. Sesungguhnya sesuatu yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. Katakanlah, 'Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.' Sesungguhnya, orang-orang yang zhalim itu tidak akan menda-pat keberuntungan." (Al-An'am: 128-135).

(128) Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya." Yakni seluruh manu-sia dan jin, baik yang sesat di antara mereka dan menyesatkan yang lain. Dia berfirman, mencela jin yang menyesatkan manusia, meng-hiasi keburukan bagi mereka, dan mendorong mereka kepada ke-maksiatan, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ ﴿ "Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Maksudnya, kamu banyak menyesatkan dan menghalangi manusia dari jalan Allah, bagaimana kamu berani melanggar batasan-batasanKu, kamu berani menentang rasul-rasulKu, kamu berperan memerangi Allah, berusaha menghalang-halangi hamba-hamba Allah dari jalan Allah kepada jalan neraka? Pada hari ini laknatKu menimpamu, murka-Ku adalah balasanmu, dan Kami akan menambah azabmu berda-sarkan kekufuran dan penyesatanmu kepada orang lain. Kamu tidak mempunyai dalih yang bisa kamu sodorkan sebagai alasan, tidak ada tempat berlindung bagimu, tidak ada pemberi syafa'at dan tidak ada permohonan yang didengarkan, pada hari ini kamu jangan bertanya tentang azab, siksa, dan kehinaan yang menimpa mereka. Oleh karena …

Al-An'aam 6:133Listen in Qur'an →
134

إِنَّ مَا تُوعَدُونَ لَءَاتٍۢ ۖ وَمَآ أَنتُم بِمُعْجِزِينَ

Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya.

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka se-muanya, (dan Allah berfirman), 'Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.' Lalu kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, 'Ya Tuhan kami, sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian (yang lain), dan kami telah sampai kepada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.' Allah berfirman, 'Neraka itulah tempat diammu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).' Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayatKu kepadamu dan memberi peringatan kepadamu mengenai pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.' Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Yang demikian itu karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah. Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu Mahakaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkanmu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendakiNya setelah kamu (musnah), seba-gaimana Dia telah menjadikanmu dari keturunan orang-orang lain. Sesungguhnya sesuatu yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. Katakanlah, 'Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.' Sesungguhnya, orang-orang yang zhalim itu tidak akan menda-pat keberuntungan." (Al-An'am: 128-135).

(128) Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya." Yakni seluruh manu-sia dan jin, baik yang sesat di antara mereka dan menyesatkan yang lain. Dia berfirman, mencela jin yang menyesatkan manusia, meng-hiasi keburukan bagi mereka, dan mendorong mereka kepada ke-maksiatan, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ ﴿ "Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Maksudnya, kamu banyak menyesatkan dan menghalangi manusia dari jalan Allah, bagaimana kamu berani melanggar batasan-batasanKu, kamu berani menentang rasul-rasulKu, kamu berperan memerangi Allah, berusaha menghalang-halangi hamba-hamba Allah dari jalan Allah kepada jalan neraka? Pada hari ini laknatKu menimpamu, murka-Ku adalah balasanmu, dan Kami akan menambah azabmu berda-sarkan kekufuran dan penyesatanmu kepada orang lain. Kamu tidak mempunyai dalih yang bisa kamu sodorkan sebagai alasan, tidak ada tempat berlindung bagimu, tidak ada pemberi syafa'at dan tidak ada permohonan yang didengarkan, pada hari ini kamu jangan bertanya tentang azab, siksa, dan kehinaan yang menimpa mereka. Oleh karena …

Al-An'aam 6:134Listen in Qur'an →
135

قُلْ يَٰقَوْمِ ٱعْمَلُوا۟ عَلَىٰ مَكَانَتِكُمْ إِنِّى عَامِلٌۭ ۖ فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ مَن تَكُونُ لَهُۥ عَٰقِبَةُ ٱلدَّارِ ۗ إِنَّهُۥ لَا يُفْلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ

Katakanlah: "Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik di dunia ini. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapatkan keberuntungan.

"Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka se-muanya, (dan Allah berfirman), 'Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.' Lalu kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, 'Ya Tuhan kami, sebagian dari kami telah mendapat kesenangan dari sebagian (yang lain), dan kami telah sampai kepada waktu yang Engkau tentukan bagi kami.' Allah berfirman, 'Neraka itulah tempat diammu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain).' Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang yang zhalim itu menjadi teman bagi sebagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan. Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan ayat-ayatKu kepadamu dan memberi peringatan kepadamu mengenai pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata, 'Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.' Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir. Yang demikian itu karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam keadaan lengah. Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu Mahakaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkanmu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendakiNya setelah kamu (musnah), seba-gaimana Dia telah menjadikanmu dari keturunan orang-orang lain. Sesungguhnya sesuatu yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya. Katakanlah, 'Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.' Sesungguhnya, orang-orang yang zhalim itu tidak akan menda-pat keberuntungan." (Al-An'am: 128-135).

(128) Allah berfirman, ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpun mereka semuanya." Yakni seluruh manu-sia dan jin, baik yang sesat di antara mereka dan menyesatkan yang lain. Dia berfirman, mencela jin yang menyesatkan manusia, meng-hiasi keburukan bagi mereka, dan mendorong mereka kepada ke-maksiatan, ﴾ يَٰمَعۡشَرَ ٱلۡجِنِّ قَدِ ٱسۡتَكۡثَرۡتُم مِّنَ ٱلۡإِنسِۖ ﴿ "Hai golongan jin (setan), sungguh kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Maksudnya, kamu banyak menyesatkan dan menghalangi manusia dari jalan Allah, bagaimana kamu berani melanggar batasan-batasanKu, kamu berani menentang rasul-rasulKu, kamu berperan memerangi Allah, berusaha menghalang-halangi hamba-hamba Allah dari jalan Allah kepada jalan neraka? Pada hari ini laknatKu menimpamu, murka-Ku adalah balasanmu, dan Kami akan menambah azabmu berda-sarkan kekufuran dan penyesatanmu kepada orang lain. Kamu tidak mempunyai dalih yang bisa kamu sodorkan sebagai alasan, tidak ada tempat berlindung bagimu, tidak ada pemberi syafa'at dan tidak ada permohonan yang didengarkan, pada hari ini kamu jangan bertanya tentang azab, siksa, dan kehinaan yang menimpa mereka. Oleh karena …

Al-An'aam 6:135Listen in Qur'an →
136

وَجَعَلُوا۟ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلْحَرْثِ وَٱلْأَنْعَٰمِ نَصِيبًۭا فَقَالُوا۟ هَٰذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَٰذَا لِشُرَكَآئِنَا ۖ فَمَا كَانَ لِشُرَكَآئِهِمْ فَلَا يَصِلُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَىٰ شُرَكَآئِهِمْ ۗ سَآءَ مَا يَحْكُمُونَ

Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka: "Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami". Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.

"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka ber-kata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntuk-kan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadi-kan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan agama mereka. Dan kalau Allah menghen-daki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan. Dan mereka menga-takan, 'Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang, tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki,' menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan me-nungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan. Dan mereka mengata-kan, 'Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami, dan diharamkan atas wanita kami,' dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka atas ke-tetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka meng-haramkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sungguh mereka telah sesat, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." (Al-An'am: 136-140).

(136) Allah menyampaikan kebodohan akal, kerancuan pemikiran dan kebodohan yang mendalam yang dimiliki oleh orang-orang musyrik yang mendustakan Nabi. Allah membongkar sedi-kit khurafat mereka untuk memperingatkan kesesatan mereka, dan agar ia diwaspadai, dan bahwa penentangan dari orang-orang se-misal mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasul sama sekali tidak menodainya, karena mereka tidak layak untuk meng-hadapi kebenaran. Allah menjelaskan sebagian dari itu, bahwa mereka ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا ﴿ "memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah." Sementara sesembahan mereka juga mendapatkan satu bagian, padahal sebenarnya Allah-lah yang menciptakan dan meng-adakan rizki untuk hamba-hambaNya, maka mereka menggabung-kan antara dua perkara dosa yang dikhawatirkan bahkan tiga: Pertama, jasa mereka kepada Allah dengan memberikan ba-gian untukNya meskipun mereka meyakini bahwa itu adalah sukarela dari mereka. Kedua, menyamakan sesembahan itu dengan Allah padahal sesembahan itu tidak memberi mereka rizki dan tidak mencipta-kan sedikit pun darinya. Ketiga, keputusan mereka yang tidak adil bahwa mereka tidak mempedulikan dan tidak memperhatikan sesuatu yang diberikan kepada Allah walaupun ia sampai kepada sesembahan-sesembahan mereka. …

Al-An'aam 6:136Listen in Qur'an →
137

وَكَذَٰلِكَ زَيَّنَ لِكَثِيرٍۢ مِّنَ ٱلْمُشْرِكِينَ قَتْلَ أَوْلَٰدِهِمْ شُرَكَآؤُهُمْ لِيُرْدُوهُمْ وَلِيَلْبِسُوا۟ عَلَيْهِمْ دِينَهُمْ ۖ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ مَا فَعَلُوهُ ۖ فَذَرْهُمْ وَمَا يَفْتَرُونَ

Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agama-Nya. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggallah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.

"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka ber-kata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntuk-kan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadi-kan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan agama mereka. Dan kalau Allah menghen-daki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan. Dan mereka menga-takan, 'Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang, tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki,' menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan me-nungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan. Dan mereka mengata-kan, 'Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami, dan diharamkan atas wanita kami,' dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka atas ke-tetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka meng-haramkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sungguh mereka telah sesat, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." (Al-An'am: 136-140).

(136) Allah menyampaikan kebodohan akal, kerancuan pemikiran dan kebodohan yang mendalam yang dimiliki oleh orang-orang musyrik yang mendustakan Nabi. Allah membongkar sedi-kit khurafat mereka untuk memperingatkan kesesatan mereka, dan agar ia diwaspadai, dan bahwa penentangan dari orang-orang se-misal mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasul sama sekali tidak menodainya, karena mereka tidak layak untuk meng-hadapi kebenaran. Allah menjelaskan sebagian dari itu, bahwa mereka ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا ﴿ "memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah." Sementara sesembahan mereka juga mendapatkan satu bagian, padahal sebenarnya Allah-lah yang menciptakan dan meng-adakan rizki untuk hamba-hambaNya, maka mereka menggabung-kan antara dua perkara dosa yang dikhawatirkan bahkan tiga: Pertama, jasa mereka kepada Allah dengan memberikan ba-gian untukNya meskipun mereka meyakini bahwa itu adalah sukarela dari mereka. Kedua, menyamakan sesembahan itu dengan Allah padahal sesembahan itu tidak memberi mereka rizki dan tidak mencipta-kan sedikit pun darinya. Ketiga, keputusan mereka yang tidak adil bahwa mereka tidak mempedulikan dan tidak memperhatikan sesuatu yang diberikan kepada Allah walaupun ia sampai kepada sesembahan-sesembahan mereka. …

Al-An'aam 6:137Listen in Qur'an →
138

وَقَالُوا۟ هَٰذِهِۦٓ أَنْعَٰمٌۭ وَحَرْثٌ حِجْرٌۭ لَّا يَطْعَمُهَآ إِلَّا مَن نَّشَآءُ بِزَعْمِهِمْ وَأَنْعَٰمٌ حُرِّمَتْ ظُهُورُهَا وَأَنْعَٰمٌۭ لَّا يَذْكُرُونَ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهَا ٱفْتِرَآءً عَلَيْهِ ۚ سَيَجْزِيهِم بِمَا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ

Dan mereka mengatakan: "Inilah hewan ternak dan tanaman yang dilarang; tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki", menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan menungganginya dan ada binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah waktu menyembelihnya, semata-mata membuat-buat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap apa yang selalu mereka ada-adakan.

"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka ber-kata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntuk-kan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadi-kan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan agama mereka. Dan kalau Allah menghen-daki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan. Dan mereka menga-takan, 'Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang, tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki,' menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan me-nungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan. Dan mereka mengata-kan, 'Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami, dan diharamkan atas wanita kami,' dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka atas ke-tetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka meng-haramkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sungguh mereka telah sesat, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." (Al-An'am: 136-140).

(136) Allah menyampaikan kebodohan akal, kerancuan pemikiran dan kebodohan yang mendalam yang dimiliki oleh orang-orang musyrik yang mendustakan Nabi. Allah membongkar sedi-kit khurafat mereka untuk memperingatkan kesesatan mereka, dan agar ia diwaspadai, dan bahwa penentangan dari orang-orang se-misal mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasul sama sekali tidak menodainya, karena mereka tidak layak untuk meng-hadapi kebenaran. Allah menjelaskan sebagian dari itu, bahwa mereka ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا ﴿ "memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah." Sementara sesembahan mereka juga mendapatkan satu bagian, padahal sebenarnya Allah-lah yang menciptakan dan meng-adakan rizki untuk hamba-hambaNya, maka mereka menggabung-kan antara dua perkara dosa yang dikhawatirkan bahkan tiga: Pertama, jasa mereka kepada Allah dengan memberikan ba-gian untukNya meskipun mereka meyakini bahwa itu adalah sukarela dari mereka. Kedua, menyamakan sesembahan itu dengan Allah padahal sesembahan itu tidak memberi mereka rizki dan tidak mencipta-kan sedikit pun darinya. Ketiga, keputusan mereka yang tidak adil bahwa mereka tidak mempedulikan dan tidak memperhatikan sesuatu yang diberikan kepada Allah walaupun ia sampai kepada sesembahan-sesembahan mereka. …

Al-An'aam 6:138Listen in Qur'an →
139

وَقَالُوا۟ مَا فِى بُطُونِ هَٰذِهِ ٱلْأَنْعَٰمِ خَالِصَةٌۭ لِّذُكُورِنَا وَمُحَرَّمٌ عَلَىٰٓ أَزْوَٰجِنَا ۖ وَإِن يَكُن مَّيْتَةًۭ فَهُمْ فِيهِ شُرَكَآءُ ۚ سَيَجْزِيهِمْ وَصْفَهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌۭ

Dan mereka mengatakan: "Apa yang ada dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami dan diharamkan atas wanita kami," dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka ber-kata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntuk-kan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadi-kan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan agama mereka. Dan kalau Allah menghen-daki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan. Dan mereka menga-takan, 'Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang, tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki,' menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan me-nungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan. Dan mereka mengata-kan, 'Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami, dan diharamkan atas wanita kami,' dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka atas ke-tetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka meng-haramkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sungguh mereka telah sesat, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." (Al-An'am: 136-140).

(136) Allah menyampaikan kebodohan akal, kerancuan pemikiran dan kebodohan yang mendalam yang dimiliki oleh orang-orang musyrik yang mendustakan Nabi. Allah membongkar sedi-kit khurafat mereka untuk memperingatkan kesesatan mereka, dan agar ia diwaspadai, dan bahwa penentangan dari orang-orang se-misal mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasul sama sekali tidak menodainya, karena mereka tidak layak untuk meng-hadapi kebenaran. Allah menjelaskan sebagian dari itu, bahwa mereka ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا ﴿ "memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah." Sementara sesembahan mereka juga mendapatkan satu bagian, padahal sebenarnya Allah-lah yang menciptakan dan meng-adakan rizki untuk hamba-hambaNya, maka mereka menggabung-kan antara dua perkara dosa yang dikhawatirkan bahkan tiga: Pertama, jasa mereka kepada Allah dengan memberikan ba-gian untukNya meskipun mereka meyakini bahwa itu adalah sukarela dari mereka. Kedua, menyamakan sesembahan itu dengan Allah padahal sesembahan itu tidak memberi mereka rizki dan tidak mencipta-kan sedikit pun darinya. Ketiga, keputusan mereka yang tidak adil bahwa mereka tidak mempedulikan dan tidak memperhatikan sesuatu yang diberikan kepada Allah walaupun ia sampai kepada sesembahan-sesembahan mereka. …

Al-An'aam 6:139Listen in Qur'an →
140

قَدْ خَسِرَ ٱلَّذِينَ قَتَلُوٓا۟ أَوْلَٰدَهُمْ سَفَهًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍۢ وَحَرَّمُوا۟ مَا رَزَقَهُمُ ٱللَّهُ ٱفْتِرَآءً عَلَى ٱللَّهِ ۚ قَدْ ضَلُّوا۟ وَمَا كَانُوا۟ مُهْتَدِينَ

Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena kebodohan lagi tidak mengetahui dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rezeki-kan pada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

"Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka ber-kata sesuai dengan persangkaan mereka, 'Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.' Maka sajian-sajian yang diperuntuk-kan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah, dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadi-kan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan agama mereka. Dan kalau Allah menghen-daki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan sesuatu yang mereka ada-adakan. Dan mereka menga-takan, 'Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang, tidak boleh memakannya, kecuali orang yang kami kehendaki,' menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan me-nungganginya dan binatang ternak yang mereka tidak menyebut nama Allah di waktu menyembelihnya, semata-mata membuat kedustaan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan. Dan mereka mengata-kan, 'Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus untuk pria kami, dan diharamkan atas wanita kami,' dan jika yang dalam perut itu dilahirkan mati, maka pria dan wanita sama-sama boleh memakannya. Kelak Allah akan membalas mereka atas ke-tetapan mereka. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. Sungguh rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka karena kebodohan lagi tidak mengetahui, dan mereka meng-haramkan sesuatu yang telah Allah rizkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sungguh mereka telah sesat, dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." (Al-An'am: 136-140).

(136) Allah menyampaikan kebodohan akal, kerancuan pemikiran dan kebodohan yang mendalam yang dimiliki oleh orang-orang musyrik yang mendustakan Nabi. Allah membongkar sedi-kit khurafat mereka untuk memperingatkan kesesatan mereka, dan agar ia diwaspadai, dan bahwa penentangan dari orang-orang se-misal mereka terhadap kebenaran yang dibawa oleh Rasul sama sekali tidak menodainya, karena mereka tidak layak untuk meng-hadapi kebenaran. Allah menjelaskan sebagian dari itu, bahwa mereka ﴾ وَجَعَلُواْ لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ ٱلۡحَرۡثِ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ نَصِيبٗا ﴿ "memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah." Sementara sesembahan mereka juga mendapatkan satu bagian, padahal sebenarnya Allah-lah yang menciptakan dan meng-adakan rizki untuk hamba-hambaNya, maka mereka menggabung-kan antara dua perkara dosa yang dikhawatirkan bahkan tiga: Pertama, jasa mereka kepada Allah dengan memberikan ba-gian untukNya meskipun mereka meyakini bahwa itu adalah sukarela dari mereka. Kedua, menyamakan sesembahan itu dengan Allah padahal sesembahan itu tidak memberi mereka rizki dan tidak mencipta-kan sedikit pun darinya. Ketiga, keputusan mereka yang tidak adil bahwa mereka tidak mempedulikan dan tidak memperhatikan sesuatu yang diberikan kepada Allah walaupun ia sampai kepada sesembahan-sesembahan mereka. …

Al-An'aam 6:140Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.