وَلَآ أَقُولُ لَكُمْ عِندِى خَزَآئِنُ ٱللَّهِ وَلَآ أَعْلَمُ ٱلْغَيْبَ وَلَآ أَقُولُ إِنِّى مَلَكٌۭ وَلَآ أَقُولُ لِلَّذِينَ تَزْدَرِىٓ أَعْيُنُكُمْ لَن يُؤْتِيَهُمُ ٱللَّهُ خَيْرًا ۖ ٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا فِىٓ أَنفُسِهِمْ ۖ إِنِّىٓ إِذًۭا لَّمِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tiada mengetahui yang ghaib", dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: "Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka". Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zalim.
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …