Muslim99Muslim99
← Tafsir library

11. Hud

Hud · Meccan · 123 ayahs

سُورَةُ هُودٍ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 21–30 of 123

21

أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُم مَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ

Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan.

"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mem-buat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka, dan para saksi akan berkata, 'Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka.' Ingatlah, ku-tukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim. (Yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya Hari Akhirat. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab me-reka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka selain Allah. Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran), dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya). Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi." (Hud: 18-22).

(18) Allah mengabarkan bahwa tidak seorang p u n ﴾ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًاۚ ﴿ "yang lebih zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah?" Termasuk dalam hal ini adalah semua yang berdusta atas Nama Allah dengan menisbatkan sekutu kepadaNya atau menyifatiNya dengan sifat yang tidak layak dengan kebesaran-Nya atau mengabarkan dariNya sesuatu yang Dia tidak katakan atau mengaku sebagai nabi, atau dusta-dusta lain atas Nama Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang paling besar kezhalimannya. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ يُعۡرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka", untuk membalas kezhalimannya, pada saat Allah memutuskan hukuman yang besar. ﴾ وَيَقُولُ ٱلۡأَشۡهَٰدُ ﴿ "Dan para saksi akan berkata", yaitu orang-orang yang menjadi saksi atas kedustaan dan keboho-ngan mereka, ﴾ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَىٰ رَبِّهِمۡۚ أَلَا لَعۡنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka." Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim." Yakni laknat yang tak terputus, karena kezhaliman telah menjadi sifat yang melekat pada mereka, tak ada keringanan.

(19) Kemudian Allah menyifati kezhaliman mereka, seraya berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "(Yaitu) orang-orang yang mengha-langi (manusia) dari jalan Allah." Mereka menghalangi jalan Allah dengan diri mereka sendiri yaitu jalan para rasul yang mana mereka menyeru manusia kepadanya. Orang-orang itu menghalangi orang lain darinya. Mereka menjadi imam-imam yang menyeru kepada neraka. ﴾ وَيَبۡغُونَهَا عِوَجٗا ﴿ "Dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok", mereka bersungguh-sungguh membelokkan jalan Allah, menjelek-kannya dan mencorengnya agar ia menurut pandangan manusia menjadi bukan jalan yang lurus, maka mereka memperindah keba-tilan dan memperburuk kebenaran –semoga Allah menimpakan keburukan kepada mereka–. ﴾ وَهُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ ﴿ "Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya Hari Akhirat."

(20) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَمۡ يَكُونُواْ مُعۡجِزِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini." Yakni mereka tidak lolos dari …

22

لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِى ٱلْءَاخِرَةِ هُمُ ٱلْأَخْسَرُونَ

Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi.

"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mem-buat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka, dan para saksi akan berkata, 'Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka.' Ingatlah, ku-tukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim. (Yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya Hari Akhirat. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab me-reka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka selain Allah. Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran), dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya). Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi." (Hud: 18-22).

(18) Allah mengabarkan bahwa tidak seorang p u n ﴾ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًاۚ ﴿ "yang lebih zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah?" Termasuk dalam hal ini adalah semua yang berdusta atas Nama Allah dengan menisbatkan sekutu kepadaNya atau menyifatiNya dengan sifat yang tidak layak dengan kebesaran-Nya atau mengabarkan dariNya sesuatu yang Dia tidak katakan atau mengaku sebagai nabi, atau dusta-dusta lain atas Nama Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang paling besar kezhalimannya. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ يُعۡرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka", untuk membalas kezhalimannya, pada saat Allah memutuskan hukuman yang besar. ﴾ وَيَقُولُ ٱلۡأَشۡهَٰدُ ﴿ "Dan para saksi akan berkata", yaitu orang-orang yang menjadi saksi atas kedustaan dan keboho-ngan mereka, ﴾ هَٰٓؤُلَآءِ ٱلَّذِينَ كَذَبُواْ عَلَىٰ رَبِّهِمۡۚ أَلَا لَعۡنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka." Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim." Yakni laknat yang tak terputus, karena kezhaliman telah menjadi sifat yang melekat pada mereka, tak ada keringanan.

(19) Kemudian Allah menyifati kezhaliman mereka, seraya berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ يَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "(Yaitu) orang-orang yang mengha-langi (manusia) dari jalan Allah." Mereka menghalangi jalan Allah dengan diri mereka sendiri yaitu jalan para rasul yang mana mereka menyeru manusia kepadanya. Orang-orang itu menghalangi orang lain darinya. Mereka menjadi imam-imam yang menyeru kepada neraka. ﴾ وَيَبۡغُونَهَا عِوَجٗا ﴿ "Dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok", mereka bersungguh-sungguh membelokkan jalan Allah, menjelek-kannya dan mencorengnya agar ia menurut pandangan manusia menjadi bukan jalan yang lurus, maka mereka memperindah keba-tilan dan memperburuk kebenaran –semoga Allah menimpakan keburukan kepada mereka–. ﴾ وَهُم بِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ كَٰفِرُونَ ﴿ "Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya Hari Akhirat."

(20) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَمۡ يَكُونُواْ مُعۡجِزِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini." Yakni mereka tidak lolos dari …

23

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَأَخْبَتُوٓا۟ إِلَىٰ رَبِّهِمْ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih dan merendahkan diri kepada Rabb mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalam-nya. Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)." (Hud: 23-24).

(23) Allah berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang beriman", dengan hati mereka, yakni mereka membenarkan dan mengakui apa yang diperintahkan Allah untuk beriman kepa-da pokok-pokok dan dasar-dasar agama, ﴾ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "dan menger-jakan amal-amal shalih", yang meliputi perbuatan-perbuatan hati, anggota badan dan perkataan-perkataan lisan, ﴾ وَأَخۡبَتُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "dan merendahkan diri kepada Rabb mereka." Yakni mereka tunduk, pasrah dan takluk kepada kebesaran dan kekuasaanNya, mereka kembali kepadaNya dengan kecintaan, ketakutan, harapan dan berserah diri kepadaNya. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu", orang-orang yang mengum-pulkan sifat-sifat tersebut ﴾ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ﴿ "adalah penghuni-penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya." Karena mereka tidak membiarkan kebaikan sebagai tuntutan melainkan pasti mereka mendapatkannya, dan tidak ada kebaikan melainkan mereka ber-lomba kepadanya.

(24) ﴾ مَثَلُ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ ﴿ "Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin)," yaitu kelompok orang-orang yang sengsara dan orang-orang yang berbahagia, ﴾ كَٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡأَصَمِّ ﴿ "se-perti orang buta dan tuli." Mereka adalah orang-orang yang sengsara ﴾ وَٱلۡبَصِيرِ وَٱلسَّمِيعِۚ ﴿ "dengan orang yang dapat melihat dan mendengar." Me-reka adalah orang-orang yang berbahagia. ﴾ هَلۡ يَسۡتَوِيَانِ مَثَلًاۚ ﴿ "Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya?" Perbandingan yang tidak sama, akan tetapi antara keduanya terdapat perbedaan yang sulit dijelaskan. ﴾ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ ﴿ "Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)?" Perbuatan-perbuatan yang berguna untuk-mu, kamu melakukannya dan perbuatan-perbuatan yang merugi-kan, kamu menjauhinya.

24

۞ مَثَلُ ٱلْفَرِيقَيْنِ كَٱلْأَعْمَىٰ وَٱلْأَصَمِّ وَٱلْبَصِيرِ وَٱلسَّمِيعِ ۚ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (daripada perbandingan itu)?

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shalih dan merendahkan diri kepada Rabb mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalam-nya. Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)." (Hud: 23-24).

(23) Allah berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang beriman", dengan hati mereka, yakni mereka membenarkan dan mengakui apa yang diperintahkan Allah untuk beriman kepa-da pokok-pokok dan dasar-dasar agama, ﴾ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "dan menger-jakan amal-amal shalih", yang meliputi perbuatan-perbuatan hati, anggota badan dan perkataan-perkataan lisan, ﴾ وَأَخۡبَتُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ ﴿ "dan merendahkan diri kepada Rabb mereka." Yakni mereka tunduk, pasrah dan takluk kepada kebesaran dan kekuasaanNya, mereka kembali kepadaNya dengan kecintaan, ketakutan, harapan dan berserah diri kepadaNya. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu", orang-orang yang mengum-pulkan sifat-sifat tersebut ﴾ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ﴿ "adalah penghuni-penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya." Karena mereka tidak membiarkan kebaikan sebagai tuntutan melainkan pasti mereka mendapatkannya, dan tidak ada kebaikan melainkan mereka ber-lomba kepadanya.

(24) ﴾ مَثَلُ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ ﴿ "Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin)," yaitu kelompok orang-orang yang sengsara dan orang-orang yang berbahagia, ﴾ كَٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡأَصَمِّ ﴿ "se-perti orang buta dan tuli." Mereka adalah orang-orang yang sengsara ﴾ وَٱلۡبَصِيرِ وَٱلسَّمِيعِۚ ﴿ "dengan orang yang dapat melihat dan mendengar." Me-reka adalah orang-orang yang berbahagia. ﴾ هَلۡ يَسۡتَوِيَانِ مَثَلًاۚ ﴿ "Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya?" Perbandingan yang tidak sama, akan tetapi antara keduanya terdapat perbedaan yang sulit dijelaskan. ﴾ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ ﴿ "Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)?" Perbuatan-perbuatan yang berguna untuk-mu, kamu melakukannya dan perbuatan-perbuatan yang merugi-kan, kamu menjauhinya.

25

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦٓ إِنِّى لَكُمْ نَذِيرٌۭ مُّبِينٌ

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata): "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu,

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

26

أَن لَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّا ٱللَّهَ ۖ إِنِّىٓ أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ أَلِيمٍۢ

agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan".

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

27

فَقَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦ مَا نَرَىٰكَ إِلَّا بَشَرًۭا مِّثْلَنَا وَمَا نَرَىٰكَ ٱتَّبَعَكَ إِلَّا ٱلَّذِينَ هُمْ أَرَاذِلُنَا بَادِىَ ٱلرَّأْىِ وَمَا نَرَىٰ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍۭ بَلْ نَظُنُّكُمْ كَٰذِبِينَ

Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: "Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta".

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

28

قَالَ يَٰقَوْمِ أَرَءَيْتُمْ إِن كُنتُ عَلَىٰ بَيِّنَةٍۢ مِّن رَّبِّى وَءَاتَىٰنِى رَحْمَةًۭ مِّنْ عِندِهِۦ فَعُمِّيَتْ عَلَيْكُمْ أَنُلْزِمُكُمُوهَا وَأَنتُمْ لَهَا كَٰرِهُونَ

Berkata Nuh: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?"

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

29

وَيَٰقَوْمِ لَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مَالًا ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ۚ إِنَّهُم مُّلَٰقُوا۟ رَبِّهِمْ وَلَٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًۭا تَجْهَلُونَ

Dan (dia berkata): "Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepada kamu (sebagai upah) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui".

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

30

وَيَٰقَوْمِ مَن يَنصُرُنِى مِنَ ٱللَّهِ إِن طَرَدتُّهُمْ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

Dan (dia berkata): "Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?

"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya, (dia berkata), 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagimu, agar kamu tidak menyembah kecuali Allah. Sesungguhnya aku mengkhawatirkanmu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan.' Maka berkatalah pemimpin-pemim-pin yang kafir dari kaumnya, 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta'." (Hud: 25-27) "Nuh berkata, 'Hai kaumku, bagaimana pendapatmu, jika aku sudah mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku, dan Dia membe-riku rahmat dari sisiNya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakan kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta harta benda kepadamu (sebagai upah) bagi seruanku. Tidaklah upahku melainkan dari Allah, dan aku sekali-kali tidak akan me-ngusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya, akan tetapi aku memandangmu sebagai kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku meng-usir mereka. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran.' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa), aku mempunyai gudang-gudang rizki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak juga menge-tahui yang ghaib, dan tidak (pula) aku mengatakan, sesungguhnya aku adalah malaikat, dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu, 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka.' Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka; sesungguhnya aku, ka-lau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang zhalim." (Hud: 28-31) "Mereka berkata, 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah ber-bantah-bantahan dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab, 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah nasihatku bermanfaat kepadamu jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Rabbmu, dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan.' Malahan kaum Nuh itu berkata, 'Dia cuma membuat-buat nasihatnya saja.' Kata-kanlah, 'Jika aku membuat-buat nasihat itu, maka hanya akulah yang memikul dosaku, dan aku berlepas diri dari dosa yang kamu perbuat'." (Hud: 32-35) "Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang yang telah beriman (saja), karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan mata (pengawasan) dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bi-carakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim itu; sesung-guhnya mereka itu akan ditenggelamkan. Dan mulailah Nuh mem-buat bahtera. Dan setiap …

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.