Muslim99Muslim99
← Tafsir library

7. Al-A'raaf

The Heights · Meccan · 206 ayahs

سُورَةُ الأَعۡرَافِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 61–70 of 206

61

قَالَ يَٰقَوْمِ لَيْسَ بِى ضَلَٰلَةٌۭ وَلَٰكِنِّى رَسُولٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam".

"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, 'Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya.' Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." (Al-A'raf: 59). "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.' Nuh menjawab, 'Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Rabb semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku memberi nasihat ke-padamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ke-tahui. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Rabbmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepada-mu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu men-dapat rahmat.' Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bah-tera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)."(Al-'Araf: 60-64).

(59) Allah تعالى berfirman tentang Nuh, Rasul pertama, ﴾ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya." Dia mengajak mereka supaya beribadah kepada Allah semata manakala mereka menyembah berhala-berhala. ﴾ فَقَالَ ﴿ "Lalu ia ber-kata", kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "wahai kaumku sembahlah Allah." Yakni tauhidkanlah Dia. ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ ﴿ "Sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya," karena Dia adalah Pencipta, Pemberi rizki dan Pengatur segala sesuatu, sedangkan selainNya adalah makhluk yang diatur yang tidak memiliki perkara sedikit pun. Kemudian dia menakut-nakuti mereka dengan azab Allah jika mereka tidak menaatinya, ﴾ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ ﴿ "Sesungguhnya (kalau kamu ti-dak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." Ini termasuk kepedulian dan kasih sayang Nuh kepada kaumnya, di mana dia mengkhawatirkan azab dan kesengsaraan abadi menimpa mereka, sama seperti saudara-saudaranya para rasul yang lain yang menyayangi manusia melebihi kasih sayang bapak ibu mereka.

(60) Manakala Nuh mengatakan itu kepada mereka, mereka menjawabnya dengan jawaban terburuk, ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata." Yakni orang-orang kaya, para pemim-pin yang diikuti yang telah terbiasa menyombongkan diri di depan kebenaran dan pembangkangan kepada para rasul, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata." Mereka tidak merasa cukup –semoga Allah menjelek-kan mereka– hanya dengan pembangkangan. Bahkan lebih dari itu, mereka menyombongkan diri dari tunduk kepadanya. Mereka men-celanya dengan celaan yang paling pedas. Mereka menisbatkannya kepada kesesatan. Tidak sebatas sesat, lebih dari itu mereka menya-takannya dengan kesesatan yang nyata lagi jelas bagi siapa pun. Ini termasuk bentuk kesombongan diri yang paling besar yang tidak akan dilakukan oleh orang yang paling lemah akalnya sekalipun. Justru …

Al-A'raaf 7:61Listen in Qur'an →
62

أُبَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنصَحُ لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

"Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasehat kepadamu. dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui".

"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, 'Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya.' Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." (Al-A'raf: 59). "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.' Nuh menjawab, 'Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Rabb semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku memberi nasihat ke-padamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ke-tahui. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Rabbmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepada-mu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu men-dapat rahmat.' Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bah-tera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)."(Al-'Araf: 60-64).

(59) Allah تعالى berfirman tentang Nuh, Rasul pertama, ﴾ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya." Dia mengajak mereka supaya beribadah kepada Allah semata manakala mereka menyembah berhala-berhala. ﴾ فَقَالَ ﴿ "Lalu ia ber-kata", kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "wahai kaumku sembahlah Allah." Yakni tauhidkanlah Dia. ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ ﴿ "Sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya," karena Dia adalah Pencipta, Pemberi rizki dan Pengatur segala sesuatu, sedangkan selainNya adalah makhluk yang diatur yang tidak memiliki perkara sedikit pun. Kemudian dia menakut-nakuti mereka dengan azab Allah jika mereka tidak menaatinya, ﴾ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ ﴿ "Sesungguhnya (kalau kamu ti-dak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." Ini termasuk kepedulian dan kasih sayang Nuh kepada kaumnya, di mana dia mengkhawatirkan azab dan kesengsaraan abadi menimpa mereka, sama seperti saudara-saudaranya para rasul yang lain yang menyayangi manusia melebihi kasih sayang bapak ibu mereka.

(60) Manakala Nuh mengatakan itu kepada mereka, mereka menjawabnya dengan jawaban terburuk, ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata." Yakni orang-orang kaya, para pemim-pin yang diikuti yang telah terbiasa menyombongkan diri di depan kebenaran dan pembangkangan kepada para rasul, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata." Mereka tidak merasa cukup –semoga Allah menjelek-kan mereka– hanya dengan pembangkangan. Bahkan lebih dari itu, mereka menyombongkan diri dari tunduk kepadanya. Mereka men-celanya dengan celaan yang paling pedas. Mereka menisbatkannya kepada kesesatan. Tidak sebatas sesat, lebih dari itu mereka menya-takannya dengan kesesatan yang nyata lagi jelas bagi siapa pun. Ini termasuk bentuk kesombongan diri yang paling besar yang tidak akan dilakukan oleh orang yang paling lemah akalnya sekalipun. Justru …

Al-A'raaf 7:62Listen in Qur'an →
63

أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَآءَكُمْ ذِكْرٌۭ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍۢ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ وَلِتَتَّقُوا۟ وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan dari Tuhanmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu mendapat rahmat?

"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, 'Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya.' Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." (Al-A'raf: 59). "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.' Nuh menjawab, 'Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Rabb semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku memberi nasihat ke-padamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ke-tahui. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Rabbmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepada-mu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu men-dapat rahmat.' Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bah-tera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)."(Al-'Araf: 60-64).

(59) Allah تعالى berfirman tentang Nuh, Rasul pertama, ﴾ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya." Dia mengajak mereka supaya beribadah kepada Allah semata manakala mereka menyembah berhala-berhala. ﴾ فَقَالَ ﴿ "Lalu ia ber-kata", kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "wahai kaumku sembahlah Allah." Yakni tauhidkanlah Dia. ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ ﴿ "Sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya," karena Dia adalah Pencipta, Pemberi rizki dan Pengatur segala sesuatu, sedangkan selainNya adalah makhluk yang diatur yang tidak memiliki perkara sedikit pun. Kemudian dia menakut-nakuti mereka dengan azab Allah jika mereka tidak menaatinya, ﴾ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ ﴿ "Sesungguhnya (kalau kamu ti-dak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." Ini termasuk kepedulian dan kasih sayang Nuh kepada kaumnya, di mana dia mengkhawatirkan azab dan kesengsaraan abadi menimpa mereka, sama seperti saudara-saudaranya para rasul yang lain yang menyayangi manusia melebihi kasih sayang bapak ibu mereka.

(60) Manakala Nuh mengatakan itu kepada mereka, mereka menjawabnya dengan jawaban terburuk, ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata." Yakni orang-orang kaya, para pemim-pin yang diikuti yang telah terbiasa menyombongkan diri di depan kebenaran dan pembangkangan kepada para rasul, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata." Mereka tidak merasa cukup –semoga Allah menjelek-kan mereka– hanya dengan pembangkangan. Bahkan lebih dari itu, mereka menyombongkan diri dari tunduk kepadanya. Mereka men-celanya dengan celaan yang paling pedas. Mereka menisbatkannya kepada kesesatan. Tidak sebatas sesat, lebih dari itu mereka menya-takannya dengan kesesatan yang nyata lagi jelas bagi siapa pun. Ini termasuk bentuk kesombongan diri yang paling besar yang tidak akan dilakukan oleh orang yang paling lemah akalnya sekalipun. Justru …

Al-A'raaf 7:63Listen in Qur'an →
64

فَكَذَّبُوهُ فَأَنجَيْنَٰهُ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥ فِى ٱلْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا ٱلَّذِينَ كَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ قَوْمًا عَمِينَ

Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).

"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, 'Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya.' Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." (Al-A'raf: 59). "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.' Nuh menjawab, 'Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Rabb semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku memberi nasihat ke-padamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ke-tahui. Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Rabbmu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepada-mu dan mudah-mudahan kamu bertakwa dan supaya kamu men-dapat rahmat.' Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bah-tera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)."(Al-'Araf: 60-64).

(59) Allah تعالى berfirman tentang Nuh, Rasul pertama, ﴾ لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaum-nya." Dia mengajak mereka supaya beribadah kepada Allah semata manakala mereka menyembah berhala-berhala. ﴾ فَقَالَ ﴿ "Lalu ia ber-kata", kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ ﴿ "wahai kaumku sembahlah Allah." Yakni tauhidkanlah Dia. ﴾ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ ﴿ "Sekali-kali tak ada tuhan bagimu selainNya," karena Dia adalah Pencipta, Pemberi rizki dan Pengatur segala sesuatu, sedangkan selainNya adalah makhluk yang diatur yang tidak memiliki perkara sedikit pun. Kemudian dia menakut-nakuti mereka dengan azab Allah jika mereka tidak menaatinya, ﴾ إِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٍ عَظِيمٖ ﴿ "Sesungguhnya (kalau kamu ti-dak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (Kiamat)." Ini termasuk kepedulian dan kasih sayang Nuh kepada kaumnya, di mana dia mengkhawatirkan azab dan kesengsaraan abadi menimpa mereka, sama seperti saudara-saudaranya para rasul yang lain yang menyayangi manusia melebihi kasih sayang bapak ibu mereka.

(60) Manakala Nuh mengatakan itu kepada mereka, mereka menjawabnya dengan jawaban terburuk, ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata." Yakni orang-orang kaya, para pemim-pin yang diikuti yang telah terbiasa menyombongkan diri di depan kebenaran dan pembangkangan kepada para rasul, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata." Mereka tidak merasa cukup –semoga Allah menjelek-kan mereka– hanya dengan pembangkangan. Bahkan lebih dari itu, mereka menyombongkan diri dari tunduk kepadanya. Mereka men-celanya dengan celaan yang paling pedas. Mereka menisbatkannya kepada kesesatan. Tidak sebatas sesat, lebih dari itu mereka menya-takannya dengan kesesatan yang nyata lagi jelas bagi siapa pun. Ini termasuk bentuk kesombongan diri yang paling besar yang tidak akan dilakukan oleh orang yang paling lemah akalnya sekalipun. Justru …

Al-A'raaf 7:64Listen in Qur'an →
65

۞ وَإِلَىٰ عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًۭا ۗ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥٓ ۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?"

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:65Listen in Qur'an →
66

قَالَ ٱلْمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِن قَوْمِهِۦٓ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِى سَفَاهَةٍۢ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلْكَٰذِبِينَ

Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami benar benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang orang yang berdusta".

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:66Listen in Qur'an →
67

قَالَ يَٰقَوْمِ لَيْسَ بِى سَفَاهَةٌۭ وَلَٰكِنِّى رَسُولٌۭ مِّن رَّبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Hud herkata "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan semesta alam.

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:67Listen in Qur'an →
68

أُبَلِّغُكُمْ رِسَٰلَٰتِ رَبِّى وَأَنَا۠ لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu".

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:68Listen in Qur'an →
69

أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَآءَكُمْ ذِكْرٌۭ مِّن رَّبِّكُمْ عَلَىٰ رَجُلٍۢ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ ۚ وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَآءَ مِنۢ بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍۢ وَزَادَكُمْ فِى ٱلْخَلْقِ بَصْۜطَةًۭ ۖ فَٱذْكُرُوٓا۟ ءَالَآءَ ٱللَّهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:69Listen in Qur'an →
70

قَالُوٓا۟ أَجِئْتَنَا لِنَعْبُدَ ٱللَّهَ وَحْدَهُۥ وَنَذَرَ مَا كَانَ يَعْبُدُ ءَابَآؤُنَا ۖ فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلصَّٰدِقِينَ

Mereka berkata: "Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar".

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Ad saudara me-reka, Hud. Ia berkata, 'Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepadaNya?' Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, 'Sesungguhnya kami benar-benar me-mandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.' Hud berkata, 'Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam'." (Al-A'raf: 65-67). "'Aku menyampaikan amanat-amanat Rabbku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu.' Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringa-tan dari Rabbmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu. Dan ingatlah oleh kamu seka-lian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Rabb telah me-lebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu). Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Mereka berkata, 'Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datang-kanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu terma-suk orang-orang yang benar." (Al-A'raf: 68-70). "Ia berkata, 'Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu.' Apakah kamu sekalian hendak ber-bantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenekmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menu-runkan hujjah untuk itu. Maka tunggulah (azab itu), sesungguh-nya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu. Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya de-ngan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 71-72).

(65)(وَ) "Dan" Kami telah mengutus ﴾ إِلَىٰ عَادٍ ﴿ "kepada kaum 'Ad" yang pertama, yang ada di bumi Yaman, ﴾ أَخَاهُمۡ ﴿ "saudara me-reka", dari nasab ﴾ هُودٗاۚ ﴿ "Hud عليه السلام", menyeru mereka kepada tauhid, melarang mereka dari syirik, dan berbuat semena-mena di muka bumi. Dia berkata kepada mereka, ﴾ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓۚ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿ "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada tuhan bagimu (yang berhak disembah) selainNya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?" Apakah kamu tidak takut dari azab dan siksaNya jika kamu tetap memegang apa yang kamu pegang.

(66) Tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik ﴾ قَالَ ٱلۡمَلَأُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ مِن قَوۡمِهِۦٓ ﴿ "Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata", membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ﴾ إِنَّا لَنَرَىٰكَ فِي سَفَاهَةٖ وَإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ ٱلۡكَٰذِبِينَ ﴿ "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta." Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami ka-mu termasuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah …

Al-A'raaf 7:70Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.