وَلَقَدْ خَلَقْنَٰكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنَٰكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلَٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِءَادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ لَمْ يَكُن مِّنَ ٱلسَّٰجِدِينَ
Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam", maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.
"Dan sungguh Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat, 'Bersujudlah kamu kepada Adam.' Maka mereka pun bersujud kecuali iblis, ia tidak termasuk mereka yang bersujud. Allah berfirman, 'Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?' Iblis menjawab, 'Saya lebih baik daripadanya. Engkau menciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.' Allah berfirman, 'Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah. Sesungguh-nya kamu termasuk orang-orang yang hina.' Iblis menjawab, 'Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan.' Allah berfirman, 'Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh'." (Al-A'raf: 11-15).
(11) Allah تعالى berfirman kepada Bani Adam, ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَٰكُمۡ ﴿ "Dan sungguh Kami telah menciptakan kamu." Dengan menciptakan asal-usul dan bahan yang darinya kamu keluar, yaitu bapakmu Adam عليه السلام. ﴾ ثُمَّ صَوَّرۡنَٰكُمۡ ﴿ "Lalu kami bentuk tubuhmu", dengan bentuk dan wujud yang paling baik, dan Allah mengajarkan kepadanya apa yang melengkapi gambaran batinnya, yaitu nama-nama segala sesuatu, kemudian Dia memerintahkan para malaikat yang mulia agar bersujud kepada Adam sebagai penghormatan, penghargaan, dan kemuliaan terhadap keutamaannya, lalu para malaikat pun tunduk kepada perintah Allah. ﴾ فَسَجَدُوٓاْ ﴿ "Maka mereka pun bersu-jud", seluruhnya ﴾ إِلَّآ إِبۡلِيسَ ﴿ "kecuali iblis." Iblis menolak bersujud karena kesombongan diri dan ujub terhadap dirinya.
(12) Maka Allah mencelanya karena itu, Dia berfirman, Me-ngapa kamu menolak bersujud kepada dia yang telah Aku ciptakan dengan kedua TanganKu. Yakni Aku memuliakannya dan membe-rinya keutamaan dengan keutamaan yang tidak diberikan kepada selainnya. Kamu mendurhakai perintahKu dan meremehkanKu. ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", iblis menentang Tuhannya, ﴾ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ ﴿ "Saya lebih baik daripadanya." Kemudian dia berdalil atas klaim yang batil ini dengan ucapannya. ﴾ خَلَقۡتَنِي مِن نَّارٖ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِينٖ ﴿ "Engkau menciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah." Konsekuensinya ada-lah bahwa apa yang diciptakan dari api adalah lebih baik dari apa yang diciptakan dari tanah, karena api di atas tanah. Ini adalah kias paling rusak. Ia batil dari berbagai segi: Di antaranya bahwa ia merupakan bentuk penentangan ter-hadap perintah sujud dari Allah, dan suatu kias yang bertentangan dengan dalil adalah kias batil, karena maksud dari kias adalah men-jadikan hukum yang tidak ada dalil padanya mendekati perkara yang ada dalil padanya dan mengikutinya. Adapun kias yang ber-tabrakan dengannya yang jika ia diambil maka ia berkonsekuensi dibuangnya dalil, maka ini merupakan kias paling buruk. Di antaranya juga, bahwa ucapannya, ﴾ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ ﴿ "Saya lebih baik daripadanya." Sudah cukup dengan sendirinya menunjukkan keku-rangan iblis yang busuk, karena dia telah membuktikan kekura-ngannya dengan ujub dan takaburnya. Berbicara atas nama Allah tanpa ilmu. Adakah kekurangan yang lebih besar dari ini? Di antaranya juga, bahwa dia telah berdusta dalam mengung-gulkan api di atas …