Muslim99Muslim99
← Tafsir library

7. Al-A'raaf

The Heights · Meccan · 206 ayahs

سُورَةُ الأَعۡرَافِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 1–10 of 206

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

1

الٓمٓصٓ

Alif laam mim shaad.

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

2

كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُن فِى صَدْرِكَ حَرَجٌۭ مِّنْهُ لِتُنذِرَ بِهِۦ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

3

ٱتَّبِعُوا۟ مَآ أُنزِلَ إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ ۗ قَلِيلًۭا مَّا تَذَكَّرُونَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

4

وَكَم مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَٰهَا فَجَآءَهَا بَأْسُنَا بَيَٰتًا أَوْ هُمْ قَآئِلُونَ

Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari.

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

5

فَمَا كَانَ دَعْوَىٰهُمْ إِذْ جَآءَهُم بَأْسُنَآ إِلَّآ أَن قَالُوٓا۟ إِنَّا كُنَّا ظَٰلِمِينَ

Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

6

فَلَنَسْـَٔلَنَّ ٱلَّذِينَ أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ وَلَنَسْـَٔلَنَّ ٱلْمُرْسَلِينَ

Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami),

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

7

فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِم بِعِلْمٍۢ ۖ وَمَا كُنَّا غَآئِبِينَ

maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka).

"Alif lam mim shad. Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu ka-renanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang-orang kafir) dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman. Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk)nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka sedang beristirahat di tengah hari. Maka tidaklah ada keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan, 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami). Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)." (Al-A'raf: 1-7).

Makkiyah

(1-2) Allah تعالى berfirman kepada RasulNya, menjelaskan keagungan al-Qur`an kepadanya, ﴾ كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu." Yakni kitab mulia yang memuat segala sesuatu yang dibutuhkan oleh semua hamba, dan seluruh tuntutan-tuntutan ilahiyah, serta tujuan-tujuan syar'i yang akurat lagi ter-perinci. Maka janganlah ada rasa di dadamu karenanya, ﴾ حَرَجٞ ﴿ "ke-sempitan." Yakni kesulitan, keraguan dan kebimbangan. Bahkan agar kamu mengetahui bahwa ia diturunkan dari Dzat Yang Maha-bijaksana lagi Maha terpuji. Tidak ada kebatilan yang datang dari hadapanNya dan tidak pula dari belakangNya. Oleh karena itu hendaknya dadamu menjadi lapang karenanya, jiwamu menjadi tenang dengannya, dan kamu mau menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangannya (kepada para hamba). Jangan takut ke-pada orang yang mencela dan menentang, ﴾ لِتُنذِرَ بِهِۦ ﴿ "supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu", kepada seluruh manusia, kamu menasihati dan mengingatkan mereka, sehingga hujjah menjadi tegak atas orang-orang yang menentang, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman." Sebagaimana Firman Allah تعالى, ﴾ وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ 55 ﴿ "Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringa-tan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (Adz-Dzariyat: 55). Dengan kitab itu mereka mengingat jalan yang lurus, amal-amal mereka yang lahir maupun yang batin, dan apa yang menjadi penghalang bagi hamba untuk menitinya."

(3) Kemudian Allah berbicara kepada hamba-hambaNya dan mengarahkan pandangan mereka kepada kitab ini. Dia berfir-man, ﴾ ٱتَّبِعُواْ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu." Yakni kitab yang memang diturunkan demi kamu dan ia ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "dari Rabbmu," yang ingin menyempurnakan pendidikan-Nya kepadamu. Maka Dia menurunkan kepadamu kitab ini yang mana jika kamu mengikutinya, maka pendidikanmu sempurna, nikmatNya atasmu menjadi lengkap dan kamu dibimbing kepada amal …

8

وَٱلْوَزْنُ يَوْمَئِذٍ ٱلْحَقُّ ۚ فَمَن ثَقُلَتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

"Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang ringan tim-bangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." (Al-A'raf: 8-9).

(8) Yakni timbangan pada Hari Kiamat adalah timbangan yang adil yang tidak ada unsur kesewenang-wenangan dan kezha-liman padanya. ﴾ فَمَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya", di mana daun timbangan kebaikan lebih berat dari-pada daun timbangan keburukan, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "maka mereka itulah orang-orang yang beruntung." Yakni orang-orang yang selamat dari apa yang dibenci, dan meraih apa yang diharapkan. Orang-orang yang mendapatkan keuntungan besar dan kebahagiaan yang terus menerus.

(9) ﴾ وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Dan barangsiapa yang ringan timbangan kebaikannya", di mana keburukannya lebih berat dan hukumnya berdasarkan kepadanya, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُم ﴿ "maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri", karena mereka gagal menda-patkan nikmat abadi dan justru mendapatkan azab yang pedih. ﴾ بِمَا كَانُواْ بِـَٔايَٰتِنَا يَظۡلِمُونَ ﴿ "Disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." Mereka tidak tunduk kepadanya padahal itu adalah wajib atas mereka.

9

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُم بِمَا كَانُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا يَظْلِمُونَ

Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

"Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang ringan tim-bangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." (Al-A'raf: 8-9).

(8) Yakni timbangan pada Hari Kiamat adalah timbangan yang adil yang tidak ada unsur kesewenang-wenangan dan kezha-liman padanya. ﴾ فَمَن ثَقُلَتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya", di mana daun timbangan kebaikan lebih berat dari-pada daun timbangan keburukan, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "maka mereka itulah orang-orang yang beruntung." Yakni orang-orang yang selamat dari apa yang dibenci, dan meraih apa yang diharapkan. Orang-orang yang mendapatkan keuntungan besar dan kebahagiaan yang terus menerus.

(9) ﴾ وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ ﴿ "Dan barangsiapa yang ringan timbangan kebaikannya", di mana keburukannya lebih berat dan hukumnya berdasarkan kepadanya, ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُم ﴿ "maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri", karena mereka gagal menda-patkan nikmat abadi dan justru mendapatkan azab yang pedih. ﴾ بِمَا كَانُواْ بِـَٔايَٰتِنَا يَظۡلِمُونَ ﴿ "Disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." Mereka tidak tunduk kepadanya padahal itu adalah wajib atas mereka.

10

وَلَقَدْ مَكَّنَّٰكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَٰيِشَ ۗ قَلِيلًۭا مَّا تَشْكُرُونَ

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.

"Dan sungguh Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur." (Al-A'raf: 10).

(10) Allah تعالى menjelaskan nikmatNya kepada hamba-ham-baNya berupa tempat tinggal dan kehidupan. ﴾ وَلَقَدۡ مَكَّنَّٰكُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan sungguh Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi." Yakni Kami menyiapkannya untukmu di mana kamu bisa mem-bangun bangunan di atasnya, menanam tanaman dan mengambil manfaat-manfaat. ﴾ وَجَعَلۡنَا لَكُمۡ فِيهَا مَعَٰيِشَۗ ﴿ "Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan," dari hasil pohon-pohonan, tanaman, tambang bumi, dan berbagai macam kerajinan dan perniagaan. Sesungguhnya Dia-lah yang menyiapkannya dan menundukkan sebab-sebabnya. ﴾ قَلِيلٗا مَّا تَشۡكُرُونَ ﴿ "Amat sedikitlah kamu bersyukur," ke-pada Allah yang telah melimpahkan nikmat-nikmat kepadamu dan menolak berbagai kesulitan darimu.

Al-A'raaf 7:10Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.