Muslim99Muslim99
← Tafsir library

5. Al-Maaida

The Table · Medinan · 120 ayahs

سُورَةُ المَائـِدَةِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 111–120 of 120

111

وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى ٱلْحَوَارِيِّۦنَ أَنْ ءَامِنُوا۟ بِى وَبِرَسُولِى قَالُوٓا۟ ءَامَنَّا وَٱشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَ

Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: "Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku". Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:111Listen in Qur'an →
112

إِذْ قَالَ ٱلْحَوَارِيُّونَ يَٰعِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ هَلْ يَسْتَطِيعُ رَبُّكَ أَن يُنَزِّلَ عَلَيْنَا مَآئِدَةًۭ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ۖ قَالَ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: "Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?". Isa menjawab: "Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:112Listen in Qur'an →
113

قَالُوا۟ نُرِيدُ أَن نَّأْكُلَ مِنْهَا وَتَطْمَئِنَّ قُلُوبُنَا وَنَعْلَمَ أَن قَدْ صَدَقْتَنَا وَنَكُونَ عَلَيْهَا مِنَ ٱلشَّٰهِدِينَ

Mereka berkata: "Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:113Listen in Qur'an →
114

قَالَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ ٱللَّهُمَّ رَبَّنَآ أَنزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةًۭ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًۭا لِّأَوَّلِنَا وَءَاخِرِنَا وَءَايَةًۭ مِّنكَ ۖ وَٱرْزُقْنَا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ

Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:114Listen in Qur'an →
115

قَالَ ٱللَّهُ إِنِّى مُنَزِّلُهَا عَلَيْكُمْ ۖ فَمَن يَكْفُرْ بَعْدُ مِنكُمْ فَإِنِّىٓ أُعَذِّبُهُۥ عَذَابًۭا لَّآ أُعَذِّبُهُۥٓ أَحَدًۭا مِّنَ ٱلْعَٰلَمِينَ

Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:115Listen in Qur'an →
116

وَإِذْ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ءَأَنتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ ٱتَّخِذُونِى وَأُمِّىَ إِلَٰهَيْنِ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۖ قَالَ سُبْحَٰنَكَ مَا يَكُونُ لِىٓ أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِى بِحَقٍّ ۚ إِن كُنتُ قُلْتُهُۥ فَقَدْ عَلِمْتَهُۥ ۚ تَعْلَمُ مَا فِى نَفْسِى وَلَآ أَعْلَمُ مَا فِى نَفْسِكَ ۚ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّٰمُ ٱلْغُيُوبِ

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:116Listen in Qur'an →
117

مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلَّا مَآ أَمَرْتَنِى بِهِۦٓ أَنِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبَّكُمْ ۚ وَكُنتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًۭا مَّا دُمْتُ فِيهِمْ ۖ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِى كُنتَ أَنتَ ٱلرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ ۚ وَأَنتَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ شَهِيدٌ

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:117Listen in Qur'an →
118

إِن تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ ۖ وَإِن تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ

Jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:118Listen in Qur'an →
119

قَالَ ٱللَّهُ هَٰذَا يَوْمُ يَنفَعُ ٱلصَّٰدِقِينَ صِدْقُهُمْ ۚ لَهُمْ جَنَّٰتٌۭ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًۭا ۚ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا۟ عَنْهُ ۚ ذَٰلِكَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

Allah berfirman: "Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar".

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:119Listen in Qur'an →
120

لِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا فِيهِنَّ ۚ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ قَدِيرٌۢ

Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

"Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia, 'Berimanlah kamu kepadaKu dan kepada rasulKu.' Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu).' (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa ber-kata, 'Hai Isa putra Maryam, bersediakah Rabbmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami.' Isa menjawab, 'Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.' Mereka berkata, 'Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu.' Isa putra Maryam berdoa, 'Ya Rabb kami, turunkan-lah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu bagi orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaanMu; berilah kami rizki, dan Engkau-lah Pemberi rizki Yang Paling Utama.' Allah berfirman, 'Sesung-guhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barang-siapa yang kafir di antaramu sesudah (turunnya hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia.' Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman, 'Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia, 'Jadikanlah aku dan ibuku dua orang sembahan selain Allah.' Isa menjawab, 'Mahasuci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada DiriMu. Sesung-guhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu, 'Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu,' dan aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hambaMu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha-bijaksana.' Allah berfirman, 'Ini adalah suatu hari yang berman-faat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha terhadapnya. Itulah keberuntungan yang paling besar. Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu'." (Al-Ma`idah: 111-120).

(111-120) Maksudnya, ingatlah nikmatKu kepadamu ma-nakala Aku mudahkan untukmu mendapatkan pengikut-pengikut dan penolong-penolong, maka Aku ilhamkan kepada Hawariyyin (pembela dan pengikut setia), dan Aku bisikkan iman kepadaKu dan RasulKu ke dalam hati mereka, dan Aku ilhamkan melalui lisanmu yakni Aku memerintahkan kepada mereka melalui wahyu yang datang kepadamu dari Allah, maka mereka menjawab dan meresponnya dengan baik, mereka berkata, ﴾ ءَامَنَّا وَٱشۡهَدۡ بِأَنَّنَا مُسۡلِمُونَ ﴿ "Kami telah …

Al-Maaida 5:120Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.