وَإِذْ وَٰعَدْنَا مُوسَىٰٓ أَرْبَعِينَ لَيْلَةًۭ ثُمَّ ٱتَّخَذْتُمُ ٱلْعِجْلَ مِنۢ بَعْدِهِۦ وَأَنتُمْ ظَٰلِمُونَ
Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zalim.
"Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), ketika Kami belah laut untukmu, lalu Kami selamatkan kamu dan Kami tenggelamkan (Fir'aun) dan pengikut-pengikutnya sedang kamu sendiri menyaksikan. Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zhalim. Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur. Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa al-Kitab (Taurat) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kamu mendapat petunjuk. Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu, dan bunuhlah dirimu. Hal itu lebih baik bagimu di sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.' Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, 'Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang,' karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyu-kur. Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu manna dan salwa. Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu; dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." (Al-Baqarah: 49-57).
(49-54) Ini adalah awal dari penyebutan satu persatu nikmat-nikmatNya terhadap Bani Israil dengan suatu perincian. Allah berfirman, ﴾ وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ ﴿ "Dan ingatlah ketika Kami menyelamatkan kamu dari Fir'aun," maksudnya, dari Fir'aun, pe-ngikut-pengikutnya dan bala tentaranya, sedangkan sebelum itu, ﴾ يَسُومُونَكُمۡ ﴿ "mereka menimpakan kepadamu," maksudnya menyiksa Bani Israil dan menimpakan kepada mereka, ﴾ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ ﴿ "siksaan yang seberat-beratnya," yaitu siksaan paling keras dengan cara ﴾ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ ﴿ "mereka menyembelih anak-anak kamu yang laki-laki," karena khawatir akan kebangkitan kalian, ﴾ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ ﴿ "dan membiarkan hidup anak-anak kamu yang perempuan." Maksudnya mereka tidak membunuhnya, maka kamu sekalian dalam kondisi antara terbu-nuh dan terhina dengan pekerjaan-pekerjaan yang berat, yaitu dibiarkan hidup karena suatu pemberian dan kesombongannya, dan inilah puncak dari keterhinaan. Akhirnya Allah memberikan karunia kepada mereka dengan keselamatan yang sempurna dan menenggelamkan musuh-musuh mereka sedang mereka melihat hal itu dengan nyata, agar hati mereka tenteram. ﴾ وَفِي ذَٰلِكُم ﴿ "Dan pada yang demikian itu," yaitu pemberian keselamatan, ﴾ بَلَآءٞ ﴿ "ada ujian-ujian," yaitu perbuatan baik ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ ﴿ "yang besar dari …