Muslim99Muslim99
← Tafsir library

2. Al-Baqara

The Cow · Medinan · 286 ayahs

سُورَةُ البَقَرَةِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 61–70 of 286

61

وَإِذْ قُلْتُمْ يَٰمُوسَىٰ لَن نَّصْبِرَ عَلَىٰ طَعَامٍۢ وَٰحِدٍۢ فَٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُخْرِجْ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ مِنۢ بَقْلِهَا وَقِثَّآئِهَا وَفُومِهَا وَعَدَسِهَا وَبَصَلِهَا ۖ قَالَ أَتَسْتَبْدِلُونَ ٱلَّذِى هُوَ أَدْنَىٰ بِٱلَّذِى هُوَ خَيْرٌ ۚ ٱهْبِطُوا۟ مِصْرًۭا فَإِنَّ لَكُم مَّا سَأَلْتُمْ ۗ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ ٱلذِّلَّةُ وَٱلْمَسْكَنَةُ وَبَآءُو بِغَضَبٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ ۗ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَيَقْتُلُونَ ٱلنَّبِيِّۦنَ بِغَيْرِ ٱلْحَقِّ ۗ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

"Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, 'Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluar-kan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, berupa sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya.' Musa berkata, 'Apakah kamu meminta yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta.' Lalu ditim-pakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka men-dapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa hak (alasan yang benar). Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas." (Al-Baqarah: 61).

(61) Maksudnya, dan ingatlah kalian (wahai Bani Israil), ﴾ إِذۡ قُلۡتُمۡ ﴿ "ketika kamu berkata" kepada Nabi Musa عليه السلام tentang pera-saan bosan mereka terhadap nikmat-nikmat Allah dan penghinaan mereka terhadapnya, ﴾ لَن نَّصۡبِرَ عَلَىٰ طَعَامٖ وَٰحِدٖ ﴿ "Kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja," maksudnya satu jenis makanan saja walaupun sebenarnya seperti yang telah lewat bahwa maka-nannya bermacam-macam namun tidak berubah, ﴾ فَٱدۡعُ لَنَا رَبَّكَ يُخۡرِجۡ لَنَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلۡأَرۡضُ مِنۢ بَقۡلِهَا ﴿ "sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhan-mu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, berupa sayur-mayurnya," maksudnya tumbuh-tumbuhannya yang bukan pepohonan yang tegak di atas kakinya, ﴾ وَقِثَّآئِهَا ﴿ "ketimun-nya," yaitu buah mentimun, ﴾ وَفُومِهَا ﴿ "dan bawangnya," yaitu bawang, baik putih maupun merah yang telah diketahui. Maka Musa ber-kata kepada mereka, ﴾ أَتَسۡتَبۡدِلُونَ ٱلَّذِي هُوَ أَدۡنَىٰ ﴿ "Apakah kamu meminta yang rendah," yaitu makanan yang disebutkan, ﴾ بِٱلَّذِي هُوَ خَيۡرٌۚ ﴿ "sebagai pengganti yang lebih baik?" Yaitu Manna dan Salwa? Karena yang ini tidaklah cocok dengan kalian, makanan yang kalian minta itu terdapat pada suatu kota yang kalian temui dan kalian dapatkan, adapun makanan yang telah Allah anugerahkan kepada kalian merupakan sebaik-baik makanan dan semulia-mulianya, maka bagaimana kalian bisa meminta penggantinya? Dan ketika apa yang terjadi pada mereka itu adalah sebuah isyarat terbesar tentang sedikitnya kesabaran mereka dan penghi-naan mereka terhadap perintah-perintah Allah dan nikmat-nikmat-Nya, maka Allah membalas mereka sesuai dengan perbuatan me-reka seraya berfirman, ﴾ وَضُرِبَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلذِّلَّةُ ﴿ "Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista," yang terlihat pada tubuh-tubuh mereka, ﴾ وَٱلۡمَسۡكَنَةُ ﴿ "dan kehinaan" pada hati mereka, hingga diri mereka tidak lagi mulia dan tidak pula memiliki cita-cita yang tinggi, akan tetapi jiwa mereka adalah jiwa yang terhina dan cita-cita mereka adalah cita-cita yang paling buruk, ﴾ وَبَآءُو بِغَضَبٖ مِّنَ ٱللَّهِۚ ﴿ "serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah," maksudnya, bukan hasil baik dan kemenangan yang mereka bawa pulang, tetapi mereka pulang dengan menda-patkan kemurkaan Allah atas mereka, maka sangat jeleklah hasil mereka itu, dan sangat jeleklah kondisi mereka itu. ﴾ ذَٰلِكَ ﴿ "Hal itu terjadi," maksudnya, …

Al-Baqara 2:61Listen in Qur'an →
62

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱلَّذِينَ هَادُوا۟ وَٱلنَّصَٰرَىٰ وَٱلصَّٰبِـِٔينَ مَنْ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَعَمِلَ صَٰلِحًۭا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

"Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi`in; siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Kemudian serta beramal shalih, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al-Baqarah: 62).

(62) Hukum ini khusus untuk ahli kitab, karena pada haki-katnya orang-orang shabi`in yang sebenarnya termasuk dari kelom-pok-kelompok Nasrani. Allah mengabarkan bahwasanya kaum Mukminin dari umat ini, Yahudi, Nasrani dan orang-orang shabi`in yang beriman kepada Allah di antara mereka, juga kepada Hari Akhir, dan mempercayai Rasul-rasul mereka; maka bagi mereka ganjaran yang besar, rasa aman dan tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Adapun orang yang kafir di antara mereka kepada Allah, Rasul-rasulNya dan Hari Akhir, tentu berbeda dengan kondisi yang pertama, maka dia di-timpa rasa kekhawatiran dan kesedihan. Yang benar adalah bahwasanya hukum ini adalah antara kelompok-kelompok tersebut menurut latar belakang mereka, dan bukan menurut keimanan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ini adalah kabar tentang mereka sebelum diutusnya Nabi Muhammad ﷺ, dan ini adalah kandungan dari kondisi mereka, dan inilah metode al-Qur`an apabila terjadi pada beberapa orang -menurut konteks ayat- beberapa kesamaran, maka sudah seharusnya ada hal yang mampu menghilangkan kesamaran tersebut darinya, karena al-Qur`an itu diturunkan oleh Tuhan Yang mengetahui sesuatu sebelum terjadi, dan rahmatNya mencakup segala sesuatu, hal itu -Allah lebih mengetahui- bahwasanya ketika Allah menyebutkan Bani Israil lalu mencela mereka, dan Dia mengungkapkan kemak-siatan-kemaksiatan dan kejahatan-kejahatan mereka akan terjadi kesamaran pada jiwa beberapa orang yang semuanya termasuk dalam celaan tersebut, maka Allah sang Pencipta menghendaki untuk menjelaskan orang-orang yang tidak termasuk dalam celaan tersebut di antara mereka dengan menyebutkan sifatnya, dan juga ketika Allah menyebutkan Bani Israil secara khusus, maka hal itu membuat kesamaran akan kekhususan mereka, lalu Allah menye-butkan suatu hukum yang bersifat umum yang mencakup seluruh kelompok-kelompok, agar jelaslah kebenaran itu dan hilanglah kesamaran dan kemusykilan tersebut. Mahasuci Allah yang mene-tapkan dalam kitabNya hal-hal yang membuat akal-akal makhluk terpana.

Kemudian Allah تعالى menyebutkan kembali hinaan terhadap Bani Israil karena apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu mereka,

Al-Baqara 2:62Listen in Qur'an →
63

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَٰقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ ٱلطُّورَ خُذُوا۟ مَآ ءَاتَيْنَٰكُم بِقُوَّةٍۢ وَٱذْكُرُوا۟ مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa".

"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji darimu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami ber-firman), 'Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertak-wa.' Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, nis-caya kamu tergolong orang-orang yang rugi." (Al-Baqarah: 63-64).

(63) Maksudnya, dan ingatlah kalian, ﴾ وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ ﴿ "ketika Kami mengambil janji darimu," yakni janji yang kuat lagi kokoh de-ngan menakut-nakuti mereka dengan mengangkat gunung di atas mereka, dan dikatakan kepada mereka, ﴾ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم ﴿ "peganglah apa yang Kami berikan kepadamu" dari Taurat ﴾ بِقُوَّةٖ ﴿ "dengan teguh," yaitu dengan semangat dan usaha yang kuat serta kesabaran atas perintah-perintah Allah, ﴾ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ ﴿ "dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya," yaitu apa yang ada di dalam kitab suci kalian de-ngan cara membaca dan mempelajarinya, ﴾ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ﴿ "agar kamu bertakwa" pada azab Allah dan murkaNya atau agar kalian menjadi golongan orang-orang yang bertakwa.

(64) Dan setelah penegasan yang kuat ini, ﴾ تَوَلَّيۡتُم ﴿ "kemudian kamu berpaling" dan kalian meninggalkan hal itu, padahal ia meng-akibatkan kalian tertimpa hukuman yang paling berat, akan tetapi ﴾ فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi."

Al-Baqara 2:63Listen in Qur'an →
64

ثُمَّ تَوَلَّيْتُم مِّنۢ بَعْدِ ذَٰلِكَ ۖ فَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atasmu, niscaya kamu tergolong orang yang rugi.

"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji darimu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami ber-firman), 'Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertak-wa.' Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, nis-caya kamu tergolong orang-orang yang rugi." (Al-Baqarah: 63-64).

(63) Maksudnya, dan ingatlah kalian, ﴾ وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ ﴿ "ketika Kami mengambil janji darimu," yakni janji yang kuat lagi kokoh de-ngan menakut-nakuti mereka dengan mengangkat gunung di atas mereka, dan dikatakan kepada mereka, ﴾ خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم ﴿ "peganglah apa yang Kami berikan kepadamu" dari Taurat ﴾ بِقُوَّةٖ ﴿ "dengan teguh," yaitu dengan semangat dan usaha yang kuat serta kesabaran atas perintah-perintah Allah, ﴾ وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ ﴿ "dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya," yaitu apa yang ada di dalam kitab suci kalian de-ngan cara membaca dan mempelajarinya, ﴾ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ﴿ "agar kamu bertakwa" pada azab Allah dan murkaNya atau agar kalian menjadi golongan orang-orang yang bertakwa.

(64) Dan setelah penegasan yang kuat ini, ﴾ تَوَلَّيۡتُم ﴿ "kemudian kamu berpaling" dan kalian meninggalkan hal itu, padahal ia meng-akibatkan kalian tertimpa hukuman yang paling berat, akan tetapi ﴾ فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "kalau tidak ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi."

Al-Baqara 2:64Listen in Qur'an →
65

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ ٱلَّذِينَ ٱعْتَدَوْا۟ مِنكُمْ فِى ٱلسَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُوا۟ قِرَدَةً خَٰسِـِٔينَ

Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina".

"Dan sungguh telah kamu ketahui orang-orang yang melang-gar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka, 'Jadilah kamu kera yang hina.' Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa." (Al-Baqarah: 65-66).

(65) Maksudnya, sungguh telah jelas bagi kalian sebuah kondisi, ﴾ ٱلَّذِينَ ٱعۡتَدَوۡاْ مِنكُمۡ فِي ٱلسَّبۡتِ ﴿ "orang-orang yang melanggar di antara-mu pada hari Sabtu," dan mereka itulah yang disebutkan oleh Allah tentang kisah mereka secara terbuka dalam surat al-A'raf dalam FirmanNya, ﴾ وَسۡـَٔلۡهُمۡ عَنِ ٱلۡقَرۡيَةِ ٱلَّتِي كَانَتۡ حَاضِرَةَ ٱلۡبَحۡرِ إِذۡ يَعۡدُونَ فِي ٱلسَّبۡتِ ﴿ "Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu." (Al-A'raf: 163). Lalu dosa besar itu berkonsekuensi mendatangkan murka Allah atas mereka dan Allah menjadikan mereka, ﴾ قِرَدَةً خَٰسِـِٔينَ ﴿ "kera yang hina" dina dan tercela, dan Allah menjadikan hukuman ini,

(66) ﴾ نَكَٰلٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهَا ﴿ "peringatan bagi orang-orang di masa itu," yaitu bagi orang yang ada di antara umat-umat itu, dan sampai kabar tentang mereka kepadanya di antara orang yang ada pada masa itu, ﴾ وَمَا خَلۡفَهَا ﴿ "dan bagi mereka yang datang kemudian," mak-sudnya, orang yang setelahnya, hingga tegaklah hujjah Allah atas hamba-hambaNya, dan agar mereka menghindari kemaksiatan kepadaNya, akan tetapi hal ini bukanlah merupakan suatu nasihat yang berguna kecuali bagi orang-orang yang bertakwa. Adapun orang-orang yang selain mereka, maka mereka tidak mengambil manfaat dari ayat-ayat tersebut.

Al-Baqara 2:65Listen in Qur'an →
66

فَجَعَلْنَٰهَا نَكَٰلًۭا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهَا وَمَا خَلْفَهَا وَمَوْعِظَةًۭ لِّلْمُتَّقِينَ

Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

"Dan sungguh telah kamu ketahui orang-orang yang melang-gar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka, 'Jadilah kamu kera yang hina.' Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa." (Al-Baqarah: 65-66).

(65) Maksudnya, sungguh telah jelas bagi kalian sebuah kondisi, ﴾ ٱلَّذِينَ ٱعۡتَدَوۡاْ مِنكُمۡ فِي ٱلسَّبۡتِ ﴿ "orang-orang yang melanggar di antara-mu pada hari Sabtu," dan mereka itulah yang disebutkan oleh Allah tentang kisah mereka secara terbuka dalam surat al-A'raf dalam FirmanNya, ﴾ وَسۡـَٔلۡهُمۡ عَنِ ٱلۡقَرۡيَةِ ٱلَّتِي كَانَتۡ حَاضِرَةَ ٱلۡبَحۡرِ إِذۡ يَعۡدُونَ فِي ٱلسَّبۡتِ ﴿ "Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu." (Al-A'raf: 163). Lalu dosa besar itu berkonsekuensi mendatangkan murka Allah atas mereka dan Allah menjadikan mereka, ﴾ قِرَدَةً خَٰسِـِٔينَ ﴿ "kera yang hina" dina dan tercela, dan Allah menjadikan hukuman ini,

(66) ﴾ نَكَٰلٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهَا ﴿ "peringatan bagi orang-orang di masa itu," yaitu bagi orang yang ada di antara umat-umat itu, dan sampai kabar tentang mereka kepadanya di antara orang yang ada pada masa itu, ﴾ وَمَا خَلۡفَهَا ﴿ "dan bagi mereka yang datang kemudian," mak-sudnya, orang yang setelahnya, hingga tegaklah hujjah Allah atas hamba-hambaNya, dan agar mereka menghindari kemaksiatan kepadaNya, akan tetapi hal ini bukanlah merupakan suatu nasihat yang berguna kecuali bagi orang-orang yang bertakwa. Adapun orang-orang yang selain mereka, maka mereka tidak mengambil manfaat dari ayat-ayat tersebut.

Al-Baqara 2:66Listen in Qur'an →
67

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِۦٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تَذْبَحُوا۟ بَقَرَةًۭ ۖ قَالُوٓا۟ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوًۭا ۖ قَالَ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنْ أَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ

Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina". Mereka berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?" Musa menjawab: "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil".

"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.' Mereka berkata, 'Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?' Musa menjawab, 'Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.' Mereka menjawab, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.' Mereka berkata, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenang-kan orang-orang yang memandangnya.' Mereka berkata, 'Mohon-kanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).' Musa berkata, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.' Mereka berkata, 'Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.' Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksana-kan perintah itu. Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. Lalu Kami berfirman, 'Pukullah mayat itu dengan sebagian ang-gota sapi betina itu!' Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, atau lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 67-74).

(67) Maksudnya, dan ingatlah kalian apa yang terjadi pada kalian bersama Musa عليه السلام ketika kalian membunuh seseorang lalu kalian saling tuduh menuduh tentang itu, maksudnya, kalian saling mengingkari dan saling berselisih tentang pembunuhnya hingga perkara itu menjadi rumit di antara kalian, dan hampir saja -sekiranya Allah tidak menjelaskannya untuk kalian- terjadi suatu keburukan yang dahsyat di antara kalian. Lalu Nabi Musa عليه السلام ber-kata kepada kalian untuk mengungkap pelaku pembunuhannya, "Kalian sembelihlah seekor sapi," dan yang wajib adalah bersegera dalam menaati perintahnya tanpa ada sanggahan atasnya. Akan tetapi mereka enggan melakukannya kecuali dengan memberikan sanggahan seraya mereka berkata, ﴾ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوٗاۖ ﴿ "Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?" Nabi Allah Musa menjawab, ﴾ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ …

Al-Baqara 2:67Listen in Qur'an →
68

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ ۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌۭ لَّا فَارِضٌۭ وَلَا بِكْرٌ عَوَانٌۢ بَيْنَ ذَٰلِكَ ۖ فَٱفْعَلُوا۟ مَا تُؤْمَرُونَ

Mereka menjawab: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu". Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu".

"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.' Mereka berkata, 'Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?' Musa menjawab, 'Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.' Mereka menjawab, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.' Mereka berkata, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenang-kan orang-orang yang memandangnya.' Mereka berkata, 'Mohon-kanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).' Musa berkata, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.' Mereka berkata, 'Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.' Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksana-kan perintah itu. Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. Lalu Kami berfirman, 'Pukullah mayat itu dengan sebagian ang-gota sapi betina itu!' Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, atau lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 67-74).

(67) Maksudnya, dan ingatlah kalian apa yang terjadi pada kalian bersama Musa عليه السلام ketika kalian membunuh seseorang lalu kalian saling tuduh menuduh tentang itu, maksudnya, kalian saling mengingkari dan saling berselisih tentang pembunuhnya hingga perkara itu menjadi rumit di antara kalian, dan hampir saja -sekiranya Allah tidak menjelaskannya untuk kalian- terjadi suatu keburukan yang dahsyat di antara kalian. Lalu Nabi Musa عليه السلام ber-kata kepada kalian untuk mengungkap pelaku pembunuhannya, "Kalian sembelihlah seekor sapi," dan yang wajib adalah bersegera dalam menaati perintahnya tanpa ada sanggahan atasnya. Akan tetapi mereka enggan melakukannya kecuali dengan memberikan sanggahan seraya mereka berkata, ﴾ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوٗاۖ ﴿ "Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?" Nabi Allah Musa menjawab, ﴾ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ …

Al-Baqara 2:68Listen in Qur'an →
69

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا لَوْنُهَا ۚ قَالَ إِنَّهُۥ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌۭ صَفْرَآءُ فَاقِعٌۭ لَّوْنُهَا تَسُرُّ ٱلنَّٰظِرِينَ

Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya". Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya".

"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.' Mereka berkata, 'Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?' Musa menjawab, 'Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.' Mereka menjawab, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.' Mereka berkata, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenang-kan orang-orang yang memandangnya.' Mereka berkata, 'Mohon-kanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).' Musa berkata, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.' Mereka berkata, 'Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.' Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksana-kan perintah itu. Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. Lalu Kami berfirman, 'Pukullah mayat itu dengan sebagian ang-gota sapi betina itu!' Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, atau lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 67-74).

(67) Maksudnya, dan ingatlah kalian apa yang terjadi pada kalian bersama Musa عليه السلام ketika kalian membunuh seseorang lalu kalian saling tuduh menuduh tentang itu, maksudnya, kalian saling mengingkari dan saling berselisih tentang pembunuhnya hingga perkara itu menjadi rumit di antara kalian, dan hampir saja -sekiranya Allah tidak menjelaskannya untuk kalian- terjadi suatu keburukan yang dahsyat di antara kalian. Lalu Nabi Musa عليه السلام ber-kata kepada kalian untuk mengungkap pelaku pembunuhannya, "Kalian sembelihlah seekor sapi," dan yang wajib adalah bersegera dalam menaati perintahnya tanpa ada sanggahan atasnya. Akan tetapi mereka enggan melakukannya kecuali dengan memberikan sanggahan seraya mereka berkata, ﴾ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوٗاۖ ﴿ "Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?" Nabi Allah Musa menjawab, ﴾ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ …

Al-Baqara 2:69Listen in Qur'an →
70

قَالُوا۟ ٱدْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّن لَّنَا مَا هِىَ إِنَّ ٱلْبَقَرَ تَشَٰبَهَ عَلَيْنَا وَإِنَّآ إِن شَآءَ ٱللَّهُ لَمُهْتَدُونَ

Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)".

"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya, 'Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.' Mereka berkata, 'Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?' Musa menjawab, 'Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.' Mereka menjawab, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami, sapi betina apakah itu.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.' Mereka berkata, 'Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya.' Musa menjawab, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenang-kan orang-orang yang memandangnya.' Mereka berkata, 'Mohon-kanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu).' Musa berkata, 'Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya.' Mereka berkata, 'Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya.' Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksana-kan perintah itu. Dan (ingatlah), ketika kamu membunuh seorang manusia lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. Lalu Kami berfirman, 'Pukullah mayat itu dengan sebagian ang-gota sapi betina itu!' Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan padamu tanda-tanda kekuasaanNya agar kamu mengerti. Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, atau lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan." (Al-Baqarah: 67-74).

(67) Maksudnya, dan ingatlah kalian apa yang terjadi pada kalian bersama Musa عليه السلام ketika kalian membunuh seseorang lalu kalian saling tuduh menuduh tentang itu, maksudnya, kalian saling mengingkari dan saling berselisih tentang pembunuhnya hingga perkara itu menjadi rumit di antara kalian, dan hampir saja -sekiranya Allah tidak menjelaskannya untuk kalian- terjadi suatu keburukan yang dahsyat di antara kalian. Lalu Nabi Musa عليه السلام ber-kata kepada kalian untuk mengungkap pelaku pembunuhannya, "Kalian sembelihlah seekor sapi," dan yang wajib adalah bersegera dalam menaati perintahnya tanpa ada sanggahan atasnya. Akan tetapi mereka enggan melakukannya kecuali dengan memberikan sanggahan seraya mereka berkata, ﴾ أَتَتَّخِذُنَا هُزُوٗاۖ ﴿ "Apakah kamu hendak menjadikan kami bahan ejekan?" Nabi Allah Musa menjawab, ﴾ أَعُوذُ بِٱللَّهِ أَنۡ أَكُونَ …

Al-Baqara 2:70Listen in Qur'an →

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.