Muslim99Muslim99
← Tafsir library

15. Al-Hijr

The Rock · Meccan · 99 ayahs

سُورَةُ الحِجۡرِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 71–80 of 99

71

قَالَ هَٰٓؤُلَآءِ بَنَاتِىٓ إِن كُنتُمْ فَٰعِلِينَ

Luth berkata: "Inilah puteri-puteriku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)".

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

72

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِى سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ

(Allah berfirman): "Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)".

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

73

فَأَخَذَتْهُمُ ٱلصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ

Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

74

فَجَعَلْنَا عَٰلِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةًۭ مِّن سِجِّيلٍ

Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

75

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍۢ لِّلْمُتَوَسِّمِينَ

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

76

وَإِنَّهَا لَبِسَبِيلٍۢ مُّقِيمٍ

Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

77

إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(57) ﴾ قَالَ ﴿ "Dia berkata", Ibrahim al-Khalil عليه السلام berkata kepada para malaikat, ﴾ فَمَا خَطۡبُكُمۡ أَيُّهَا ٱلۡمُرۡسَلُونَ ﴿ "Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan", apakah kepentingan kalian? Mengapa kalian diutus?

(58) ﴾ قَالُوٓاْ إِنَّآ أُرۡسِلۡنَآ إِلَىٰ قَوۡمٖ مُّجۡرِمِينَ ﴿ "Mereka menjawab, 'Kami sesung-guhnya diutus kepada kaum yang berdosa'," yaitu kepada kaum yang kerusakannya sudah merajalela dan keburukannya sudah besar, agar kami timpakan siksa dan hukuman atas mereka.

(59-60) ﴾ إِلَّآ ءَالَ لُوطٍ ﴿ "Kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya", maksudnya kecuali Nabi Luth dan keluarganya. ﴾ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَآ إِنَّهَا لَمِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Kecuali istrinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya", maksudnya termasuk orang-orang yang tetap dirun-dung oleh siksa. Adapun Nabi Luth, maka kami benar-benar menge-luarkannya dan …

78

وَإِن كَانَ أَصْحَٰبُ ٱلْأَيْكَةِ لَظَٰلِمِينَ

Dan sesungguhnya adalah penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,

"Dan sesungguhnya dahulu penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zhalim. Maka Kami membinasakan mereka. Dan sesung-guhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang." (Al-Hijr: 78-79).

(78) Mereka adalah kaum Nabi Syu'aib, Allah menceritakan potret mereka dan menisbatkan mereka dengan nama al-Aikah. Yaitu, sebuah kebun yang banyak pepohonannya. Tujuannya, untuk mengingatkan mereka tentang kenikmatan Allah pada mereka dan (mengingatkan bahwa) mereka belum menjalankannya. Bahkan telah datang kepada mereka Nabi Syu'aib. Dia menyeru mereka kepada tauhid dan meninggalkan praktik kezhaliman kepada sesama manusia dalam takaran-takaran dan penimbangan-penimbangan. Dia mengobati mereka di atas dakwah itu dengan intensif. Namun, mereka tetap saja berkutat pada kezhaliman mereka terhadap hak Pencipta mereka dan hak sesama manusia. Oleh karena itu, di sini Allah melekatkan sifat zhalim pada diri mereka.

(79) ﴾ فَٱنتَقَمۡنَا مِنۡهُمۡ ﴿ "Maka Kami membinasakan mereka", maka azab dari (Allah) membinasakan mereka pada hari yang dinaungi oleh mendung. Sesungguhnya itu adalah siksa pada hari yang dahsyat. ﴾ وَإِنَّهُمَا ﴿ "Sesungguhnya kedua kota itu", perkampungan kaum Luth dan para pemilik al-Aikah ﴾ لَبِإِمَامٖ مُّبِينٖ ﴿ "benar-benar terletak di jalan umum yang terang", maksudnya berada di jalan yang jelas, dilalui oleh para musafir setiap saat. Di antara peninggalan mereka ter-dapat obyek yang jelas dapat disaksikan oleh mata penglihatan, sehingga orang-orang yang berakal (dapat) mengambil pelajaran dengannya.

79

فَٱنتَقَمْنَا مِنْهُمْ وَإِنَّهُمَا لَبِإِمَامٍۢ مُّبِينٍۢ

maka Kami membinasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang.

"Dan sesungguhnya dahulu penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zhalim. Maka Kami membinasakan mereka. Dan sesung-guhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang." (Al-Hijr: 78-79).

(78) Mereka adalah kaum Nabi Syu'aib, Allah menceritakan potret mereka dan menisbatkan mereka dengan nama al-Aikah. Yaitu, sebuah kebun yang banyak pepohonannya. Tujuannya, untuk mengingatkan mereka tentang kenikmatan Allah pada mereka dan (mengingatkan bahwa) mereka belum menjalankannya. Bahkan telah datang kepada mereka Nabi Syu'aib. Dia menyeru mereka kepada tauhid dan meninggalkan praktik kezhaliman kepada sesama manusia dalam takaran-takaran dan penimbangan-penimbangan. Dia mengobati mereka di atas dakwah itu dengan intensif. Namun, mereka tetap saja berkutat pada kezhaliman mereka terhadap hak Pencipta mereka dan hak sesama manusia. Oleh karena itu, di sini Allah melekatkan sifat zhalim pada diri mereka.

(79) ﴾ فَٱنتَقَمۡنَا مِنۡهُمۡ ﴿ "Maka Kami membinasakan mereka", maka azab dari (Allah) membinasakan mereka pada hari yang dinaungi oleh mendung. Sesungguhnya itu adalah siksa pada hari yang dahsyat. ﴾ وَإِنَّهُمَا ﴿ "Sesungguhnya kedua kota itu", perkampungan kaum Luth dan para pemilik al-Aikah ﴾ لَبِإِمَامٖ مُّبِينٖ ﴿ "benar-benar terletak di jalan umum yang terang", maksudnya berada di jalan yang jelas, dilalui oleh para musafir setiap saat. Di antara peninggalan mereka ter-dapat obyek yang jelas dapat disaksikan oleh mata penglihatan, sehingga orang-orang yang berakal (dapat) mengambil pelajaran dengannya.

80

وَلَقَدْ كَذَّبَ أَصْحَٰبُ ٱلْحِجْرِ ٱلْمُرْسَلِينَ

Dan sesungguhnya penduduk-penduduk kota Al Hijr telah mendustakan rasul-rasul,

"Dan sesungguhnya penduduk kota al-Hijr telah mendustakan rasul-rasul, dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling darinya, dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi. Maka apa yang telah mereka usa-hakan tak dapat menolong mereka." (Al-Hijr: 80-84).

(80) Allah تعالى memberitahukan tentang penduduk kota al-Hijr.[12] Mereka adalah kaum Nabi Shaleh, yang tinggal di al-Hijr yang sudah tidak asing lagi di daerah Hijaz. Mereka itu telah mendustakan para rasul. Maksudnya, mendustakan Nabi Shaleh. Barangsiapa telah mendustakan seorang rasul, maka sungguh ia telah mendustakan semua rasul, lantaran kesesuaian (substansi) dakwah mereka. Pendustaan mereka bukan kepada personelnya, akan tetapi terhadap kebenaran yang mereka bawa yang seluruh rasul ikut serta berpartisipasi mengembannya.

(81) ﴾ وَءَاتَيۡنَٰهُمۡ ءَايَٰتِنَا ﴿ "Dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami", yang menjadi bukti petunjuk akan kebenaran ajaran yang dibawa oleh Shaleh kepada mereka, terma-suk dalam contohnya, seekor unta yang menjadi salah satu tanda kekuasaan Allah yang agung. ﴾ فَكَانُواْ عَنۡهَا مُعۡرِضِينَ ﴿ "Tetapi mereka selalu berpaling darinya", karena sifat takabur dan arogansi kepada Allah.

(82) ﴾ وَكَانُواْ ﴿ "Dan mereka", karena melimpahnya kenikmatan Allah pada mereka, ﴾ يَنۡحِتُونَ مِنَ ٱلۡجِبَالِ بُيُوتًا ءَامِنِينَ ﴿ "memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman", dari segala yang menakutkan, mereka tentram di kediaman-kediaman mereka. Sekiranya mereka mensyukuri nikmat Allah dan membenarkan nabi mereka, Shaleh عليه السلام, tentu Allah mengguyurkan rizki pada mereka, dan pasti memuliakan mereka dengan aneka pahala cepat (di dunia) dan pahala yang ditangguhkan (di akhirat). Akan tetapi, mereka justru mendustakan (Shaleh) dan (nekat) menyembelih unta serta semakin menentang perintah Rabb mereka. Seraya berkata, ﴾ يَٰصَٰلِحُ ٱئۡتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ إِن كُنتَ مِنَ ٱلۡمُرۡسَلِينَ 77 ﴿ "Hai Shaleh, datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami, jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang diutus (Allah)." (Al-A'raf: 77).

(83) ﴾ فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّيۡحَةُ مُصۡبِحِينَ ﴿ "Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi", hati-hati mereka hancur-lebur di rongga-rongga lambung mereka. Pagi hari itu, mereka binasa, disertai dengan kehinaan dan laknat pada mereka.[13]

(84) ﴾ فَمَآ أَغۡنَىٰ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَكۡسِبُونَ ﴿ "Maka apa yang telah mereka usahakan tak dapat menolong mereka," karena keputusan Allah, jika sudah da-tang, tidak bisa ditolak oleh pasukan yang banyak ataupun kekuat-an para pendukung maupun melimpahnya harta kekayaan.

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.