Muslim99Muslim99
← Tafsir library

15. Al-Hijr

The Rock · Meccan · 99 ayahs

سُورَةُ الحِجۡرِ

Reading Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di

Ayahs 21–30 of 99

21

وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا عِندَنَا خَزَآئِنُهُۥ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ إِلَّا بِقَدَرٍۢ مَّعْلُومٍۢ

Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.

"Dan tidak ada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu." (Al-Hijr: 21).

(21) Maksudnya, seluruh rizki dan macam-macam takdir, tidak ada seorang pun yang mengendalikannya kecuali Allah. Per-bendaharaan kekayaan ada di TanganNya, Allah memberi kepada orang yang dikehendaki dan menahan (rizki) dari orang yang di-kehendakiNya, tergantung pada sifat hikmah dan rahmatNya yang luas. ﴾ وَمَا نُنَزِّلُهُۥٓ ﴿ "Dan Kami tidak menurunkannya", yaitu seluruh per-kara yang telah ditetapkan, misalnya hujan dan lainnya, ﴾ إِلَّا بِقَدَرٖ مَّعۡلُومٖ ﴿ "melainkan dengan ukuran tertentu", sehingga tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan Allah dan tidak pula menyusut dari-nya.

22

وَأَرْسَلْنَا ٱلرِّيَٰحَ لَوَٰقِحَ فَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءًۭ فَأَسْقَيْنَٰكُمُوهُ وَمَآ أَنتُمْ لَهُۥ بِخَٰزِنِينَ

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tum-buh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya." (Al-Hijr: 22).

(22) Maksudnya Kami menundukkan angin; angin (yang mendatangkan) rahmat yang membuahi awan sebagaimana bunga jantan membuahi bunga betina. Dari situ, muncullah air dengan izin Allah. Maka Allah memberi minum kepada manusia, binatang-binatang ternak mereka serta (menyirami) tanah-tanah mereka. Dan Dia menyisakan air dalam perut bumi sebagai simpanan untuk kebutuhan dan kepentingan mereka, sebagai implikasi kekuasaan dan rahmatNya. ﴾ وَمَآ أَنتُمۡ لَهُۥ بِخَٰزِنِينَ ﴿ "Dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya", maksudnya tidak ada kemampuan atas kalian untuk menampung dan menyimpannya. Tapi, Allah-lah yang me-nampungnya untuk kemaslahatan kalian dan memunculkan mata air-mata air di tanah sebagai cerminan rahmat dan kebaikanNya kepada kalian. 9

23

وَإِنَّا لَنَحْنُ نُحْىِۦ وَنُمِيتُ وَنَحْنُ ٱلْوَٰرِثُونَ

Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.

"Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidup-kan dan mematikan, dan Kami (pulalah) yang mewarisi. Dan se-sungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu dari padamu, dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari padamu). Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia Mahabijak-sana lagi Maha Mengetahui." (Al-Hijr: 23-25).

(23-25) Dia-lah, satu-satunya, tidak ada sekutu bagiNya, yang menghidupkan para makhluk dari ketiadaan wujud, setelah sebelumnya mereka bukanlah sesuatu yang bisa disebut, Dia me-wafatkan mereka sesuai dengan ajal-ajal mereka yang telah Dia tentukan. ﴾ وَنَحۡنُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ﴿ "Dan Kami (pulalah) yang mewarisi", seperti FirmanNya, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَرِثُ ٱلۡأَرۡضَ وَمَنۡ عَلَيۡهَا وَإِلَيۡنَا يُرۡجَعُونَ 40 ﴿ "Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan." (Maryam: 40). Perkara tersebut tidaklah sulit, dan tidak mustahil bagi Allah. Sesungguhnya Allah تعالى mengetahui para makhluk yang telah ber-lalu dan yang akan datang, mengetahui sesuatu yang menyusut pada mereka dan bagian tubuh mereka yang tercerai-berai oleh tanah. Dia-lah yang kekuasaanNya tidak terlumpuhkan oleh pe-milik kekuatan mana pun. Dia mampu mengembalikan para hamba-Nya dalam rupa penciptaan yang baru lagi dan menghimpun mereka semua ke hadapanNya. ﴾ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahabijaksana", meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan menempatkannya pada kedudukannya, membalas setiap pelaku perbuatan dengan dasar amalannya. Jika baik, maka (balasannya) baik, bila buruk, maka (balasannya) buruk (juga).

Allah تعالى memberitahukan kenikmatan dan curahan kebaikan-Nya kepada ayah kita, Nabi Adam عليه السلام dan sepak terjang yang mun-cul dari musuhnya, iblis. Dari pemaparan ini, terselip peringatan bagi kita sekalian (untuk berhati-hati) dari kejahatan dan fitnahnya. Allah تعالى berfirman,

24

وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا ٱلْمُسْتَـْٔخِرِينَ

Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada-mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (daripadamu).

"Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidup-kan dan mematikan, dan Kami (pulalah) yang mewarisi. Dan se-sungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu dari padamu, dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari padamu). Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia Mahabijak-sana lagi Maha Mengetahui." (Al-Hijr: 23-25).

(23-25) Dia-lah, satu-satunya, tidak ada sekutu bagiNya, yang menghidupkan para makhluk dari ketiadaan wujud, setelah sebelumnya mereka bukanlah sesuatu yang bisa disebut, Dia me-wafatkan mereka sesuai dengan ajal-ajal mereka yang telah Dia tentukan. ﴾ وَنَحۡنُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ﴿ "Dan Kami (pulalah) yang mewarisi", seperti FirmanNya, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَرِثُ ٱلۡأَرۡضَ وَمَنۡ عَلَيۡهَا وَإِلَيۡنَا يُرۡجَعُونَ 40 ﴿ "Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan." (Maryam: 40). Perkara tersebut tidaklah sulit, dan tidak mustahil bagi Allah. Sesungguhnya Allah تعالى mengetahui para makhluk yang telah ber-lalu dan yang akan datang, mengetahui sesuatu yang menyusut pada mereka dan bagian tubuh mereka yang tercerai-berai oleh tanah. Dia-lah yang kekuasaanNya tidak terlumpuhkan oleh pe-milik kekuatan mana pun. Dia mampu mengembalikan para hamba-Nya dalam rupa penciptaan yang baru lagi dan menghimpun mereka semua ke hadapanNya. ﴾ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahabijaksana", meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan menempatkannya pada kedudukannya, membalas setiap pelaku perbuatan dengan dasar amalannya. Jika baik, maka (balasannya) baik, bila buruk, maka (balasannya) buruk (juga).

Allah تعالى memberitahukan kenikmatan dan curahan kebaikan-Nya kepada ayah kita, Nabi Adam عليه السلام dan sepak terjang yang mun-cul dari musuhnya, iblis. Dari pemaparan ini, terselip peringatan bagi kita sekalian (untuk berhati-hati) dari kejahatan dan fitnahnya. Allah تعالى berfirman,

25

وَإِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْ ۚ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ عَلِيمٌۭ

Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

"Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidup-kan dan mematikan, dan Kami (pulalah) yang mewarisi. Dan se-sungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu dari padamu, dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari padamu). Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia Mahabijak-sana lagi Maha Mengetahui." (Al-Hijr: 23-25).

(23-25) Dia-lah, satu-satunya, tidak ada sekutu bagiNya, yang menghidupkan para makhluk dari ketiadaan wujud, setelah sebelumnya mereka bukanlah sesuatu yang bisa disebut, Dia me-wafatkan mereka sesuai dengan ajal-ajal mereka yang telah Dia tentukan. ﴾ وَنَحۡنُ ٱلۡوَٰرِثُونَ ﴿ "Dan Kami (pulalah) yang mewarisi", seperti FirmanNya, ﴾ إِنَّا نَحۡنُ نَرِثُ ٱلۡأَرۡضَ وَمَنۡ عَلَيۡهَا وَإِلَيۡنَا يُرۡجَعُونَ 40 ﴿ "Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kamilah mereka dikembalikan." (Maryam: 40). Perkara tersebut tidaklah sulit, dan tidak mustahil bagi Allah. Sesungguhnya Allah تعالى mengetahui para makhluk yang telah ber-lalu dan yang akan datang, mengetahui sesuatu yang menyusut pada mereka dan bagian tubuh mereka yang tercerai-berai oleh tanah. Dia-lah yang kekuasaanNya tidak terlumpuhkan oleh pe-milik kekuatan mana pun. Dia mampu mengembalikan para hamba-Nya dalam rupa penciptaan yang baru lagi dan menghimpun mereka semua ke hadapanNya. ﴾ إِنَّهُۥ حَكِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Dia Mahabijaksana", meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan menempatkannya pada kedudukannya, membalas setiap pelaku perbuatan dengan dasar amalannya. Jika baik, maka (balasannya) baik, bila buruk, maka (balasannya) buruk (juga).

Allah تعالى memberitahukan kenikmatan dan curahan kebaikan-Nya kepada ayah kita, Nabi Adam عليه السلام dan sepak terjang yang mun-cul dari musuhnya, iblis. Dari pemaparan ini, terselip peringatan bagi kita sekalian (untuk berhati-hati) dari kejahatan dan fitnahnya. Allah تعالى berfirman,

26

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِن صَلْصَٰلٍۢ مِّنْ حَمَإٍۢ مَّسْنُونٍۢ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman ke-pada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan ke-jadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu. Allah berfirman, 'Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu.' Iblis berkata, 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.' Allah berfirman, 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Kiamat.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh sampai hari (suatu) waktu yang telah diten-tukan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memu-tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka meman-dang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.' Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancam-kan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." (Al-Hijr: 26-44).

(26) ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia", yaitu Adam عليه السلام, ﴾ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ﴿ "dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk", maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. Makna اَلْحَمَأُ الْمَسْنُوْنُ yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama di-endapkan.

(27) ﴾ وَٱلۡجَآنَّ ﴿ "Dan jin", dedengkot jin, yaitu iblis ﴾ خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Kami menciptakannya sebelum (Adam)", sebelum penciptaan Adam ﴾ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ ﴿ "dari api yang sangat panas", dari api yang sangat panas suhunya.

(28-29) Ketika hendak menciptakan Adam, Allah berkata kepada para malaikat, ﴾ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 28 فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ ﴿ "Se-sungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya", dalam bentuk raga yang sem-purna, ﴾ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي …

27

وَٱلْجَآنَّ خَلَقْنَٰهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ

Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman ke-pada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan ke-jadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu. Allah berfirman, 'Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu.' Iblis berkata, 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.' Allah berfirman, 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Kiamat.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh sampai hari (suatu) waktu yang telah diten-tukan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memu-tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka meman-dang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.' Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancam-kan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." (Al-Hijr: 26-44).

(26) ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia", yaitu Adam عليه السلام, ﴾ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ﴿ "dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk", maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. Makna اَلْحَمَأُ الْمَسْنُوْنُ yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama di-endapkan.

(27) ﴾ وَٱلۡجَآنَّ ﴿ "Dan jin", dedengkot jin, yaitu iblis ﴾ خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Kami menciptakannya sebelum (Adam)", sebelum penciptaan Adam ﴾ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ ﴿ "dari api yang sangat panas", dari api yang sangat panas suhunya.

(28-29) Ketika hendak menciptakan Adam, Allah berkata kepada para malaikat, ﴾ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 28 فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ ﴿ "Se-sungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya", dalam bentuk raga yang sem-purna, ﴾ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي …

28

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى خَٰلِقٌۢ بَشَرًۭا مِّن صَلْصَٰلٍۢ مِّنْ حَمَإٍۢ مَّسْنُونٍۢ

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk,

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman ke-pada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan ke-jadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu. Allah berfirman, 'Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu.' Iblis berkata, 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.' Allah berfirman, 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Kiamat.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh sampai hari (suatu) waktu yang telah diten-tukan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memu-tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka meman-dang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.' Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancam-kan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." (Al-Hijr: 26-44).

(26) ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia", yaitu Adam عليه السلام, ﴾ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ﴿ "dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk", maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. Makna اَلْحَمَأُ الْمَسْنُوْنُ yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama di-endapkan.

(27) ﴾ وَٱلۡجَآنَّ ﴿ "Dan jin", dedengkot jin, yaitu iblis ﴾ خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Kami menciptakannya sebelum (Adam)", sebelum penciptaan Adam ﴾ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ ﴿ "dari api yang sangat panas", dari api yang sangat panas suhunya.

(28-29) Ketika hendak menciptakan Adam, Allah berkata kepada para malaikat, ﴾ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 28 فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ ﴿ "Se-sungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya", dalam bentuk raga yang sem-purna, ﴾ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي …

29

فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَٰجِدِينَ

Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman ke-pada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan ke-jadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu. Allah berfirman, 'Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu.' Iblis berkata, 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.' Allah berfirman, 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Kiamat.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh sampai hari (suatu) waktu yang telah diten-tukan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memu-tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka meman-dang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.' Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancam-kan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." (Al-Hijr: 26-44).

(26) ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia", yaitu Adam عليه السلام, ﴾ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ﴿ "dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk", maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. Makna اَلْحَمَأُ الْمَسْنُوْنُ yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama di-endapkan.

(27) ﴾ وَٱلۡجَآنَّ ﴿ "Dan jin", dedengkot jin, yaitu iblis ﴾ خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Kami menciptakannya sebelum (Adam)", sebelum penciptaan Adam ﴾ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ ﴿ "dari api yang sangat panas", dari api yang sangat panas suhunya.

(28-29) Ketika hendak menciptakan Adam, Allah berkata kepada para malaikat, ﴾ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 28 فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ ﴿ "Se-sungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya", dalam bentuk raga yang sem-purna, ﴾ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي …

30

فَسَجَدَ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ

Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas. Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman ke-pada para malaikat, 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurnakan ke-jadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.' Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama, kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu. Allah berfirman, 'Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu.' Iblis berkata, 'Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.' Allah berfirman, 'Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai Hari Kiamat.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.' Allah berfirman, '(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh sampai hari (suatu) waktu yang telah diten-tukan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memu-tuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka meman-dang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang mukhlis di antara mereka.' Allah berfirman, 'Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancam-kan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." (Al-Hijr: 26-44).

(26) ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia", yaitu Adam عليه السلام, ﴾ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ ﴿ "dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk", maksudnya dari tanah yang telah mengering setelah ditutupi, hingga memiliki bunyi dan suara bagaikan tembikar. Makna اَلْحَمَأُ الْمَسْنُوْنُ yaitu tanah yang sudah berubah warna dan baunya karena sudah terlalu lama di-endapkan.

(27) ﴾ وَٱلۡجَآنَّ ﴿ "Dan jin", dedengkot jin, yaitu iblis ﴾ خَلَقۡنَٰهُ مِن قَبۡلُ ﴿ "Kami menciptakannya sebelum (Adam)", sebelum penciptaan Adam ﴾ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ ﴿ "dari api yang sangat panas", dari api yang sangat panas suhunya.

(28-29) Ketika hendak menciptakan Adam, Allah berkata kepada para malaikat, ﴾ إِنِّي خَٰلِقُۢ بَشَرٗا مِّن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 28 فَإِذَا سَوَّيۡتُهُۥ ﴿ "Se-sungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya", dalam bentuk raga yang sem-purna, ﴾ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِي …

Commentary: Tafsir As-Sa'di by 'Abd al-Rahman al-Sa'di. Qur'an text and translation via AlQuran Cloud.